8 Fakta Menarik Bali United vs Arema FC: Nomor 1 Penentu Kebuasan Singo Edan
Minggu, 14 Agustus 2022 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Arema FC nyaris sepanjang laga jarang menguasai bola. Tetapi ketika bola dikuasai pemain bisa bergerak efektif dan cepat menyusun serangan balik. Hal ini terlihat dari dua gol yang dihasilkan oleh Arema FC.
Di gol pertama misalnya, sebuah tusukan dari sisi kiri pertahanan Bali United diakhiri umpan Renshi Yamaguchi kepada Abel Camara, yang berdiri bebas. Alhasil pemain berpaspor Guinea-Bissau ini berhasil mencocor bola ke gawang Nadeo Argawinata.
Sedangkan gol kedua dihasilkan dari tusukan Johan Alfarizi bola diberikan kepada Ilham Udin Armaiyn. Ilham Udin yang berada di sisi kanan pertahanan Serdadu Tridatu, lantas bermaksud melakukan umpan ke kotak penalti, tetapi umpan itu salah dihalau oleh Ricky Fajrin, hingga masuk ke gawang sendiri.
1. Peran pemain pengganti
Kedua tim baik Bali United dan Arema FC memasukkan sejumlah pemain pengganti di babak kedua. Di kubu Bali United masuknya Made Andhika, Ramdani Lestaluhu, dan Irfan Jaya meningkatkan intensitas tekanan Bali United. Apalagi Bali United terlihat memaksakan kemenangan usai bermain imbang hingga menit 65 di babak kedua.
Masuknya Ramdani dan Irfan Jaya memang membuat Bali United bermain agresif. Tapi serangan demi serangan berhasil dibendung pertahanan Arema FC yang dikomandoi oleh Sergio Silva dan Bagas Adi Nugroho.
Di lain pihak, pelatih Eduardo Almeida juga tampak cerdas membaca permainan. Bukan Evan Dimas seperti biasanya yang dimasukkan tapi pemain muda Arkhan Fikri yang memiliki karakter bermain ngeyel untuk mengimbangi lini tengah Bali United.
Tak hanya itu, dua pemain cepat Ilham Udin Armaiyn terlebih dahulu dimasukkan menit 58, disusul 14 menit kemudian Irsyad Maulana. Masuknya tiga pemain bertipe energik mampu mengimbangi lini tengah Bali United yang kian bernafsu melakukan serangan.
Puncaknya ketika sebuah skema serangan, Ilham Udin Armaiyn yang kosong tak terjaga bermaksud mengirimkan umpan ke depan, salah diantisipasi oleh bek kiri Ricky Fajrin di menit 84. Gol kemenangan 1 - 2 pun dikunci tim kebanggaan masyarakat Malang.
Bahkan aksi Hanis Sagara yang masuk menggantikan Arkhan Fikri menit 93, beberapa detik kemudian mampu menciptakan peluang. Sayang Nadeo menggagalkan tendangannya.
Di gol pertama misalnya, sebuah tusukan dari sisi kiri pertahanan Bali United diakhiri umpan Renshi Yamaguchi kepada Abel Camara, yang berdiri bebas. Alhasil pemain berpaspor Guinea-Bissau ini berhasil mencocor bola ke gawang Nadeo Argawinata.
Sedangkan gol kedua dihasilkan dari tusukan Johan Alfarizi bola diberikan kepada Ilham Udin Armaiyn. Ilham Udin yang berada di sisi kanan pertahanan Serdadu Tridatu, lantas bermaksud melakukan umpan ke kotak penalti, tetapi umpan itu salah dihalau oleh Ricky Fajrin, hingga masuk ke gawang sendiri.
1. Peran pemain pengganti
Kedua tim baik Bali United dan Arema FC memasukkan sejumlah pemain pengganti di babak kedua. Di kubu Bali United masuknya Made Andhika, Ramdani Lestaluhu, dan Irfan Jaya meningkatkan intensitas tekanan Bali United. Apalagi Bali United terlihat memaksakan kemenangan usai bermain imbang hingga menit 65 di babak kedua.
Masuknya Ramdani dan Irfan Jaya memang membuat Bali United bermain agresif. Tapi serangan demi serangan berhasil dibendung pertahanan Arema FC yang dikomandoi oleh Sergio Silva dan Bagas Adi Nugroho.
Di lain pihak, pelatih Eduardo Almeida juga tampak cerdas membaca permainan. Bukan Evan Dimas seperti biasanya yang dimasukkan tapi pemain muda Arkhan Fikri yang memiliki karakter bermain ngeyel untuk mengimbangi lini tengah Bali United.
Tak hanya itu, dua pemain cepat Ilham Udin Armaiyn terlebih dahulu dimasukkan menit 58, disusul 14 menit kemudian Irsyad Maulana. Masuknya tiga pemain bertipe energik mampu mengimbangi lini tengah Bali United yang kian bernafsu melakukan serangan.
Puncaknya ketika sebuah skema serangan, Ilham Udin Armaiyn yang kosong tak terjaga bermaksud mengirimkan umpan ke depan, salah diantisipasi oleh bek kiri Ricky Fajrin di menit 84. Gol kemenangan 1 - 2 pun dikunci tim kebanggaan masyarakat Malang.
Bahkan aksi Hanis Sagara yang masuk menggantikan Arkhan Fikri menit 93, beberapa detik kemudian mampu menciptakan peluang. Sayang Nadeo menggagalkan tendangannya.
(sto)
Lihat Juga :