Profil Andi Ramang, Pemain Timnas di Zaman Kemerdekaan Indonesia yang Ditakuti Uni Soviet dan Jerman Timur
Rabu, 17 Agustus 2022 - 19:30 WIB
loading...
Sejak masa Kemerdekaan RI pada 77 tahun lalu, sepak bola Indonesia tak kehilangan legenda-legenda yang menjadi bintang di masanya / Foto: Wikipedia
A
A
A
Sejak masa Kemerdekaan RI pada 77 tahun lalu, sepak bola Indonesia tak kehilangan legenda-legenda yang menjadi bintang di masanya. Salah satu pemain yang namanya mengharumkan Indonesia di kancah International pada masa itu adalah Andi Ramang.
Ramang merupakan pria kelahiran Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, 24 April 1924. Sepak terjangnya di dunia sepak bola Indonesia terjadi pada dekade 40 dan 60-an.
Andi Ramang secara luas dianggap oleh para ahli sepak bola sebagai pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia. Dia dikenal sebagai pemain yang mampu menciptakan gol-gol mustahil seperti salto dan tendangan dari sudut lapangan.
BACA JUGA: Gary Neville Desak Cristiano Ronaldo Jujur, Jangan Bikin Publik Penasaran
Di balik nama besarnya, Andi Ramang sebenarnya memiliki postur yang kecil. Bahkan di kala itu dia dikenal dengan julukan kurcaci monster. Dalam dokumen resmi FIFA, dia disebut sebagai Rusli Ramang.
Pada usia 18 tahun, Andi Ramang menikah dan pindah ke Makassar. Sempat bekerja serabutan sebagai tukan becak hingga kernet truk, dia pada akhirnya bisa bergabung dengan klub sebesar PSM Makassar.
Ramang merupakan pria kelahiran Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, 24 April 1924. Sepak terjangnya di dunia sepak bola Indonesia terjadi pada dekade 40 dan 60-an.
Andi Ramang secara luas dianggap oleh para ahli sepak bola sebagai pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia. Dia dikenal sebagai pemain yang mampu menciptakan gol-gol mustahil seperti salto dan tendangan dari sudut lapangan.
BACA JUGA: Gary Neville Desak Cristiano Ronaldo Jujur, Jangan Bikin Publik Penasaran
Di balik nama besarnya, Andi Ramang sebenarnya memiliki postur yang kecil. Bahkan di kala itu dia dikenal dengan julukan kurcaci monster. Dalam dokumen resmi FIFA, dia disebut sebagai Rusli Ramang.
Pada usia 18 tahun, Andi Ramang menikah dan pindah ke Makassar. Sempat bekerja serabutan sebagai tukan becak hingga kernet truk, dia pada akhirnya bisa bergabung dengan klub sebesar PSM Makassar.
Lihat Juga :