Profil Andi Ramang, Pemain Timnas di Zaman Kemerdekaan Indonesia yang Ditakuti Uni Soviet dan Jerman Timur
Rabu, 17 Agustus 2022 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Perjalanannya bisa menembus menjdi pemain PSM Makassar berkat kompetisi yang ia ikuti bersama Persis (Persatuan Sepakbola Induk Sulawesi) dan juga Makassar Voetball Bond.
Namanya melejit saat berhasil dipercaya membela Timnas Indonesia pada 1952. Andi Ramang masuk menggantikan seniornya, Sunar Arland.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Beri Nasihat kepada Timnas Indonesia U-16 di Istana Merdeka
Berkarier dalam kurun waktu 1962-1968 di Timnas membawa namanya semakin fenomenal. Salah satu contohnya yakni saat dia tampil di Olimpiade 1956 di Melbourne.
Kala itu penyerang legendaris ini mencuri perhatian di babak perempat final melawan Uni Soviet. Andi Ramang yang berpostur kecil saat itu dikenal berhasil mengobrak-abrik bek Uni Soviet yang bertubuh tinggi besar.
Bahkan kiper terbaik dunia saat itu Lev Yashin dibuat jatuh bangun untuk menepis tendangan dari Ramang. Momen ini pun diabadikan FIFA dalam peringatan 25 tahun meninggalnya Andi Ramang pada September 2012 silam.
Namanya melejit saat berhasil dipercaya membela Timnas Indonesia pada 1952. Andi Ramang masuk menggantikan seniornya, Sunar Arland.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Beri Nasihat kepada Timnas Indonesia U-16 di Istana Merdeka
Berkarier dalam kurun waktu 1962-1968 di Timnas membawa namanya semakin fenomenal. Salah satu contohnya yakni saat dia tampil di Olimpiade 1956 di Melbourne.
Kala itu penyerang legendaris ini mencuri perhatian di babak perempat final melawan Uni Soviet. Andi Ramang yang berpostur kecil saat itu dikenal berhasil mengobrak-abrik bek Uni Soviet yang bertubuh tinggi besar.
Bahkan kiper terbaik dunia saat itu Lev Yashin dibuat jatuh bangun untuk menepis tendangan dari Ramang. Momen ini pun diabadikan FIFA dalam peringatan 25 tahun meninggalnya Andi Ramang pada September 2012 silam.
Lihat Juga :