PBESI Pastikan Indonesia Siap Gelar IESF World E-Sport Championships 2022

Rabu, 24 Agustus 2022 - 20:34 WIB
loading...
PBESI Pastikan Indonesia Siap Gelar IESF World E-Sport Championships 2022
PBESI Pastikan Indonesia Siap Gelar IESF World E-Sport Championships 2022. Foto: SINDOnews/MPI/Cikal Bintang
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Pengurus Besar Esport Indonesia ( PBESI ), Bambang Sunarwibowo menyatakan Indonesia siap menggelar ajang International Esport Federation (IESF) World Esport Championships 2022. Pernyataan itu disampaikan dalam sambutannya di Black Owl, Jakarta Utara, Rabu (24/8/2022).

Sebagaimana diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah IESF World Esport Championships 2022. Turnamen itu akan dihelat di Bali, Indonesia pada 30 November - 12 Desember 2022 mendatang.

Baca Juga: MNC Dukung Esports Tumbuh Kian Pesat

Untuk mempersiapkan diri, PBESI terlebih dahulu mengadakan acara 100 hari menuju IESF 2022. Dalam acara yang dihelat di Jakarta Utara ini, Bambang dan jajarannya menerima perwakilan Sekertaris Jenderal IESF, Boban Totovski.

Selain menyambut Totovski, Bambang juga menerima bendera IESF, sebagai simbol menyatakan siap menjadi tuan rumah IESF Wolrd Esport Championships 2022. Setelah menerima bendera simbolisasi itu, Bambang memberikan sambutan.

Bambang mengatakan, Indonesia, terutama Bali sudah siap menjadi tuan rumah IESF Wordl Esports Championships 2022. Ia mengatakan, selain berpotensi mencari talenta baru, ajang ini juga bisa menumbuhkan perekonomian dan pariwisata Bali.

"Besarnya potensi ajang ini dalam memberikan kehidupan sosial ekonomi Indonesia. Besarnya kontingen yang berpartisipasi akan menjadi penegasan bahwa esport bukan hanya sekadar bermain gim," kata Bambang dalam sambutannya di Black Owl, Jakarta Utara, Rabu (24/8/2022).

"Hari ini tepat 100 hadi menuju ajang tersebut sebagai tuan rumah, PBESI menyatakan siap menggelar acara tersebut, serta tonggak Indonesia sebagai kekuatan utama esport dunia," sambungnya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman2 rekan dan seluruh pihak yang terlibat," tukas Bambang.

Sementara itu, turnamen ini sendiri akan diikuti sekitar 120 negara peserta. Mereka akan bertanding dalam 6 gim berbeda, yakni Counter Strike Global Offensive (CSGO), DOTA 2, E Football Series, Tekken 7, Mobile Legends, dan PUBG Mobile.
(sto)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1253 seconds (10.101#12.26)