Mikel Arteta adalah Ujian Kesabaran Pendukung Arsenal
Rabu, 01 Juli 2020 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Sejauh ini belum ada kabar tentang bagaimana masa depan legendaris Arsenal tersebut. Setidaknya, belum ada kabar tentang apakah dia akan diganti atau tidak. Juga belum ada isu terkait calon pengganti Arteta jika memang dirinya tidak diperpanjang kontraknya.
Arteta setelah pertandingan perempat final Piala FA memberi tanda jika dirinya butuh waktu untuk membuat The Gunners menjadi kompetitif. Dia kemudian mengambil contoh Liverpool. Di bawah Juergen Klopp, Liverpool bertransformasi menjadi tim yang kuat dan berhasil mendapatkan gelar Liga Primer serta Liga Champions. “Liverpool adalah contoh bagus. Butuh banyak pekerjaan dan keputusan yang tepat dari semua orang," tutur Arteta, dilansir Mirror.
Sukses Klopp disebut sebagai buah kesabaran dari pemilik The Reds. Liverpool gagal total di musim pertama, kedua, dia kemudian membawa The Reds ke final Liga Champions, sebelum akhirnya kembali ke final dan berhasil mendapatkan gelar kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut. Klopp juga memenuhi janjinya memberikan gelar Liga Primer di tahun keempatnya bersama The Reds.
Masalahnya, apakah pemilik dan pendukung Arsenal sesabar itu? Sesabar ketika mereka melihat bagaimana Arsene Wenger berproses secara perlahan untuk memberikan gelar Liga Primer, Piala FA, Piala Liga, dan membawa The Gunners ke final Liga Champions. (Baca juga: Mikel Arteta: Liverpool jadi Inspirasi Arsenal)
Sejak Wenger gagal memberikan gelar, pendukung sudah melancarkan protes agar pelatih asal Prancis itu dipecat. Tuntutan itu kemudian dipenuhi dengan mendapatkan Unai Emery. Sayang, kehadiran mantan arsitek Paris Saint-Germain itu tak bertahan lama. Permainan menyerang tak cukup membuat pendukung Arsenal nyaman, karena timnya gagal bersaing dengan Chelsea, Manchester City, Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.
Arteta setelah pertandingan perempat final Piala FA memberi tanda jika dirinya butuh waktu untuk membuat The Gunners menjadi kompetitif. Dia kemudian mengambil contoh Liverpool. Di bawah Juergen Klopp, Liverpool bertransformasi menjadi tim yang kuat dan berhasil mendapatkan gelar Liga Primer serta Liga Champions. “Liverpool adalah contoh bagus. Butuh banyak pekerjaan dan keputusan yang tepat dari semua orang," tutur Arteta, dilansir Mirror.
Sukses Klopp disebut sebagai buah kesabaran dari pemilik The Reds. Liverpool gagal total di musim pertama, kedua, dia kemudian membawa The Reds ke final Liga Champions, sebelum akhirnya kembali ke final dan berhasil mendapatkan gelar kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut. Klopp juga memenuhi janjinya memberikan gelar Liga Primer di tahun keempatnya bersama The Reds.
Masalahnya, apakah pemilik dan pendukung Arsenal sesabar itu? Sesabar ketika mereka melihat bagaimana Arsene Wenger berproses secara perlahan untuk memberikan gelar Liga Primer, Piala FA, Piala Liga, dan membawa The Gunners ke final Liga Champions. (Baca juga: Mikel Arteta: Liverpool jadi Inspirasi Arsenal)
Sejak Wenger gagal memberikan gelar, pendukung sudah melancarkan protes agar pelatih asal Prancis itu dipecat. Tuntutan itu kemudian dipenuhi dengan mendapatkan Unai Emery. Sayang, kehadiran mantan arsitek Paris Saint-Germain itu tak bertahan lama. Permainan menyerang tak cukup membuat pendukung Arsenal nyaman, karena timnya gagal bersaing dengan Chelsea, Manchester City, Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.
Lihat Juga :