Memalukan! Mati Lampu di Laga Persiraja vs PSMS Medan, Suporter Malah Bakar Stadion

Selasa, 06 September 2022 - 11:19 WIB
loading...
Memalukan! Mati Lampu di Laga Persiraja vs PSMS Medan, Suporter Malah Bakar Stadion
Mati Lampu di Laga Persiraja vs PSMS Medan, Suporter Malah Bakar Stadion. Foto: Repro/Tangkapan Layar
A A A
BANDA ACEH - Suporter Persiraja Banda Aceh mengamuk lantaran dibiarkan menunggu selama dua jam ketika terjadi mati listrik di laga versus PSMS Medan. Para suporter tersebut pun membakar benda-benda yang ada di Stadion Lampineung sehingga api membesar di area stadion.

Sebagaimana diketahui, laga Persiraja menjamu PSMS pada lanjutan Liga 2 2022/2023 di Stadion Dimurtala Lampineung, Banda Aceh, Senin 5 September 2022 malam WIB. Namun sesaat jelang sepak mula, terjadi mati listrik di stadion tersebut.

Baca Juga: Persib Rekrut Eriyanto Perkuat Benteng Maung Bandung

Celakanya, genset milik manajemen Persiraja rusak sehingga tidak ada rencana cadangan agar laga tetap berjalan. Alhasil, laga tersebut pun ditunda.

Sebelum laga dipastikan ditunda, para suporter dibiarkan menunggu tanpa adanya kejelasan. Suporter yang hadir di stadion kemudian mengamuk lantaran dibiarkan menunggu selama dua jam dan merasa diabaikan panitia penyelenggara.

Berdasarkan video yang diunggah akun Twitter dengan nama pengguna @Aceh, para suporter tersebut membakar benda-benda dan membuat api yang cukup besar. Tidak cukup satu, terdapat beberapa api yang tersebar di sejumlah titik di stadion.

“Stadion Lampineung ‘dibakar’ penonton, gensetnya rusak, udah dua jam penonton nunggu tanpa ada keterangan apapun, ngamuk penonton Persiraja,” bunyi pernyataan tersebut dilansir pada Selasa (6/9/2022).

Situasi nampak amat mencekam. Di cuitan lainnya, terdapat api yang menyala dengan cukup besar di depan tribun stadion.

Hingga saat ini, belum jelas mengenai kapan laga tersebut akan digelar. Pihak klub tentu juga harus membersihkan sisa-sisa pembakaran yang dilakukan para suporter tersebut.

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita, menyebut kejadian tersebut mencoreng wajah sepak bola nasional. Akhmad Lukita menyerahkan kasus ini ke Komisi Disiplin PSSI.

"Tentu kami mengecam kejadian tersebut, itu adalah kejadian yang seharusnya tidak harus terjadi," kata Lukita saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (6/9/2022).

“Kami melaporkan hal ini ke Komdis, mereka yang nantinya akan membuat keputusan,” pungkasnya.
(sto)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1844 seconds (11.210#12.26)