Xavi Larang Pemain Bongkar Kebobrokan Barcelona di Medsos
Sabtu, 10 September 2022 - 22:00 WIB
loading...
Pelatih Barcelona Xavi Hernandez menerapkan aturan ketat bagi para pemainnya/Foto/Twitter
A
A
A
BARCELONA - Pelatih Barcelona Xavi Hernandez menerapkan aturan ketat bagi para pemainnya. Tiga aturan baru diterapkan menyusul 10 aturan yang diterapkan tahun lalu.
Aturan baru diberlakukan musim lalu, saat Xavi menjadi pelatih Barcelona menggantikan Ronald Koeman. Hal itu dimaksudkan untuk mengembalikan penampilan terbaik mereka saat itu.
Baca juga: MU Dipermalukan Real Sociedad, Ronaldo Tak Serius Main di Liga Europa?
Sebelum Xavi bergabung, Blaugrana menempati peringkat ke-12 di Liga Spanyol. Tapi, di akhir musim 2021/2022, dengan aturan yang Xavi bawa mereka bisa finis di peringkat kedua.
Xavi ingin mengembalikan mentalitas terbaik untuk skuadnya yang diisi para pemain baru itu. Dia pun memberikan tiga aturan baru untuk memastikan mereka lebih meghargai klub.
Baca juga: Virgil van Dijk Akui Liverpool dalam Masa Terpuruk
Pertama, pemain telah dilarang menggunakan Twitter, Instagram, Facebook, atau platform media sosial lainnya saat mengambil bagian dalam aktivitas tim. Selain itu, mereka harus menahan diri untuk tidak memposting gambar atau opini apa pun yang menampilkan citra Barcelona secara buruk.
Aturan baru diberlakukan musim lalu, saat Xavi menjadi pelatih Barcelona menggantikan Ronald Koeman. Hal itu dimaksudkan untuk mengembalikan penampilan terbaik mereka saat itu.
Baca juga: MU Dipermalukan Real Sociedad, Ronaldo Tak Serius Main di Liga Europa?
Sebelum Xavi bergabung, Blaugrana menempati peringkat ke-12 di Liga Spanyol. Tapi, di akhir musim 2021/2022, dengan aturan yang Xavi bawa mereka bisa finis di peringkat kedua.
Xavi ingin mengembalikan mentalitas terbaik untuk skuadnya yang diisi para pemain baru itu. Dia pun memberikan tiga aturan baru untuk memastikan mereka lebih meghargai klub.
Baca juga: Virgil van Dijk Akui Liverpool dalam Masa Terpuruk
Pertama, pemain telah dilarang menggunakan Twitter, Instagram, Facebook, atau platform media sosial lainnya saat mengambil bagian dalam aktivitas tim. Selain itu, mereka harus menahan diri untuk tidak memposting gambar atau opini apa pun yang menampilkan citra Barcelona secara buruk.
Lihat Juga :