alexametrics

Djokovic dan Istri Negatif Covid-19

loading...
Djokovic dan Istri Negatif Covid-19
Petenis Serbia Novak Djokovic bersama istrinya Jelena di tribun selama Adria Tour di Novak Tennis Center di Belgrade, Serbia, 14 Juni 2020/Foto/tangkapan layar Reuters/Marko Djurica
A+ A-
BEOGRAD - Novak Djokovic dan istrinya, Jelena, telah dites negatif untuk Covid-19. Pengujian ini dilakukan sembilan hari setelah sebelumnya dinyatakan positif pasca tampil di turnamen tenis ekshibisi Adria Tour di Novak Tennis Center, Belgrade, Serbia, medio Juni 2020.

Djokovic, bersama Grigor Dimitrov, Borna Coric dan Viktor Troicki, dinyatakan positif setelah bermain di turnamen yang diselenggarakan juara Grand Slam 17 kali tersebut. Menurut tim media pemain tenis nomor satu dunia itu, Kamis (2/7/2020), Djokovic dan istrinya dinyatakan negatif dalam tes. (Baca juga: Khawatir Kondisi Pascapandemi, Mayoritas Warga Tokyo Tolak Olimpiade)

“Novak Djokovic dan istrinya Jelena dites negatif untuk Covid-19, seperti yang ditunjukkan oleh tes terbaru mereka di Beograd. Mereka tidak merasakan gejala virus dan mengikuti tes setelah berkonsultasi dengan dokter, ”kata pernyataan itu.

“Mereka menghabiskan 10 hari terakhir dalam isolasi sendiri setelah kembali dari Zadar (di Kroasia), setelah mematuhi semua protokol Covid-19 dan langkah-langkah keselamatan.” (Baca juga: Khawatir Kondisi Pascapandemi, Mayoritas Warga Tokyo Tolak Olimpiade).



Turnamen Adria Tour disaksikan penonton yang memnuhi tribun selama pertandingan pembukaan yang diadakan di kompleks tenis Djokovic di Beograd dari 13-14 Juni, dengan para pemain berpelukan dekat net, bermain bola basket, berpose untuk sesi foto-foto dan menghadiri konferensi pers bersama. Turnamen kedua diadakan di Zadar dari 20-21 Juni.

Para pemain tidak melanggar protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah Serbia atau Kroasia, karena tidak ada negara yang mewajibkan atlet untuk menjaga jarak sosial. (Baca juga: Positif Tertular Covid-19, Djokovic Menyesal).



Namun, Djokovic, yang sangat dikritik karena mengadakan acara tersebut, mengeluarkan permintaan maaf, mengatakan bahwa dia sangat menyesal atas kejadian yang disebabkannya.

Serbia memiliki lebih dari 15.000 kasus terdaftar dan 287 kematian akibat pandemi virus corona.
(sha)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak