Marcus/Kevin Kehilangan Ranking 1 Dunia, Asisten Pelatih Ganda Putra Beri Respons Mengejutkan

Rabu, 21 September 2022 - 12:04 WIB
loading...
Marcus/Kevin Kehilangan Ranking 1 Dunia, Asisten Pelatih Ganda Putra Beri Respons Mengejutkan
Marcus/Kevin Kehilangan Ranking 1 Dunia, Asisten Pelatih Ganda Putra Beri Respons Mengejutkan. Foto: IST
A A A
JAKARTA - Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo turun dari posisi ranking satu dunia. Asisten pelatih ganda putra Indonesia, Aryono Miranat mengungkapkan keduanya bertekad kembali bertakhta.

Seperti diketahui, The Minions -julukan Marcus/Kevin- resmi turun dari peringkat satu dunia per hari ini, Selasa (20/9/2022). Keduanya digeser ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, yang memiliki poin lebih tinggi.

Baca Juga: Duo Malaysia Nafsu Kudeta Minions dari Peringkat No 1 Dunia

Perolehan poin Hoki/Kobayashi berada di angka 102050 sehingga sukses melangkahi torehan poin yang dimiliki Marcus/Kevin, yang mengoleksi 100327 poin. Aryono menganggap wajar The Minions bisa turun dari takhtanya mengingat dunia olahraga yang kompetitif.

Setelah turun dari peringkat satu dunia, Aryono menceritakan respon yang cukup baik dari The Minions. Ia mengatakan, Marcus/Kevin telah menyadari peringkatnya turun dan termotivasi untuk bangkit kembali dengan berlatih keras.

“Ya, mungkin mereka (Marcus/Kevin) menyadari juga kalau peringkat bisa naik dan turun. Apalagi, sudah lama menduduki peringkat satu, dan sekarang turun,” kata Aryono kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Selasa (20/9/2022).

“Jadi (ini) motivasi mereka untuk kembali bangkit, dan tetap latihan keras lagi,” sambungnya.

Lebih lanjut, Aryono mengatakan tidak ada treatment khusus dalam latihan setelah peringkat mereka turun. Menurutnya, latihan biasa dan mengevaluasi hasil turnamen terakhir sudah cukup untuk kembalikan performa.

“Latihan seperti biasa saja sih, baik fisik maupun tekniknya. Tentu, ada sedikit tambahan-tambahan setelah evaluasi dari pertandingan di Jepang kemarin,” tutupnya.
(sto)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1092 seconds (10.177#12.26)