SK Presiden Terbit, Jordi Amat dan Sandy Walsh Diambil Sumpah Kewarganegaraan Secara Virtual
Rabu, 21 September 2022 - 17:31 WIB
loading...
SK Presiden terkait naturalisasi pemain keturunan Jordi Amat dan Sandy Walsh sudah terbit/Foto/Instagram
A
A
A
JAKARTA - Surat Keputusan (SK) Presiden Joko Widodo terkait naturalisasi pemain keturunan Jordi Amat dan Sandy Walsh sudah terbit. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali mengonfirmasi kedua pemain itu segera diambil sumpah secara virtual untuk peresmian sebagai warga negara Indonesia.
Zainudin Amali mengungkapkan hal itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/9/2022). Dia menyebut segala persyaratan terkait naturalisasi kedua pemain ini sudah rampung.
Baca juga: Media Vietnam Ejek PSSI Enggak Mampu Bayar JIS, Lebih Pilih Stadion Pakansari
“Nah untuk Sandy Walsh dan Jordi Amat itu dari DPR kan sudah diparipurnakan kemudian diantarkan ke sini (Istana) , ke luar (terbit) Keputusan Presiden, kemudian mereka akan diambil sumpah,” ucap Zainudin Amali.
Adapun alasan pengambilan sumpah dilakukan virtual karena kedua pemain ini masih bermain di luar negeri. Menurut Amali, setelah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) metode seperti itu tetap sah.
Baca juga: 5 Fakta Timnas Curacao yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia
“Saya sudah koordinasi dengan kementerian hukum dan ham dengan pak Wamen beliau sudah oke, karena mereka ada main di Eropa dan di luar negeri, maka akan diambil sumpahnya oleh Kanwil Kemenkumham DKI secara virtual, itu juga sah,” lanjut Zainudin Amali.
Zainudin Amali mengungkapkan hal itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/9/2022). Dia menyebut segala persyaratan terkait naturalisasi kedua pemain ini sudah rampung.
Baca juga: Media Vietnam Ejek PSSI Enggak Mampu Bayar JIS, Lebih Pilih Stadion Pakansari
“Nah untuk Sandy Walsh dan Jordi Amat itu dari DPR kan sudah diparipurnakan kemudian diantarkan ke sini (Istana) , ke luar (terbit) Keputusan Presiden, kemudian mereka akan diambil sumpah,” ucap Zainudin Amali.
Adapun alasan pengambilan sumpah dilakukan virtual karena kedua pemain ini masih bermain di luar negeri. Menurut Amali, setelah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) metode seperti itu tetap sah.
Baca juga: 5 Fakta Timnas Curacao yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia
“Saya sudah koordinasi dengan kementerian hukum dan ham dengan pak Wamen beliau sudah oke, karena mereka ada main di Eropa dan di luar negeri, maka akan diambil sumpahnya oleh Kanwil Kemenkumham DKI secara virtual, itu juga sah,” lanjut Zainudin Amali.
Lihat Juga :