Pandemi Terkendali, GP Andalusia di Spanyol Jajaki Kehadiran Penonton
Jum'at, 03 Juli 2020 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Pemerintah Andalusia menyatakan terlepas dari faktor keselamatan, masalah keuangan juga berperan dalam proses pengambilan keputusan ini. Pasalnya, kehadiran penggemar akan menjadi salah satu sumber utama dalam mendapatkan biaya tambahan yang signifikan untuk pengelola Sirkuit Jerez yang menggelar balapan dua kali secara beruntun. (Baca juga: Kalah dari West Ham, Lampard Keluhkan Inkonsistensi Pemain Chelsea)
"Semua pihak sepakat dalam situasi saat ini upaya harus fokus pada jaminan keselamatan tim dan personel, kelangsungan kompetisi, menghindari konsentrasi kerumunan dan memproyeksikan citra terbaik Jerez, Provinsi Cádiz dan Andalusia dalam hal ini acara olahraga penting," ungkapnya.
Demi keselamatan para pembalap, Safety Officer FIM, Franco Uncini menyatakan jika pihaknya bersama Dorna Sports, dan IRTA bertekad melarang para peserta MotoGP, Moto2, Moto3, dan bahkan MotoE untuk bepergian selain ke sirkuit dan hotel selama pekan balapan berlangsung. Menurutnya, ini menjadi salah satu syarat dalam menjaga lokasi dari penyebaran dari virus corona. (Lihat videonya: Kenal Korban di Facebook, Polisi Gadungan Cabuli Anak di Bawah Umur)
Protokol kesehatan pun telah disiapkan dan harus ditaati semua peserta, termasuk harus menjalani isolasi secara berkelompok sesuai tim masing-masing. "Tim-tim peserta hanya akan boleh bepergian menuju hotel dan sirkuit. Kami berencana menyediakan bus untuk transportasi. Tim hanya akan mengurus perjalanan dari bandara ke hotel," ujar Uncini. (Raikhul Amar)
"Semua pihak sepakat dalam situasi saat ini upaya harus fokus pada jaminan keselamatan tim dan personel, kelangsungan kompetisi, menghindari konsentrasi kerumunan dan memproyeksikan citra terbaik Jerez, Provinsi Cádiz dan Andalusia dalam hal ini acara olahraga penting," ungkapnya.
Demi keselamatan para pembalap, Safety Officer FIM, Franco Uncini menyatakan jika pihaknya bersama Dorna Sports, dan IRTA bertekad melarang para peserta MotoGP, Moto2, Moto3, dan bahkan MotoE untuk bepergian selain ke sirkuit dan hotel selama pekan balapan berlangsung. Menurutnya, ini menjadi salah satu syarat dalam menjaga lokasi dari penyebaran dari virus corona. (Lihat videonya: Kenal Korban di Facebook, Polisi Gadungan Cabuli Anak di Bawah Umur)
Protokol kesehatan pun telah disiapkan dan harus ditaati semua peserta, termasuk harus menjalani isolasi secara berkelompok sesuai tim masing-masing. "Tim-tim peserta hanya akan boleh bepergian menuju hotel dan sirkuit. Kami berencana menyediakan bus untuk transportasi. Tim hanya akan mengurus perjalanan dari bandara ke hotel," ujar Uncini. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :