Kisah Shin Tae-yong Dilobi Ratu Tisha untuk Melatih Timnas Indonesia

Rabu, 28 September 2022 - 13:03 WIB
loading...
Kisah Shin Tae-yong Dilobi Ratu Tisha untuk Melatih Timnas Indonesia
Kisah Shin Tae-yong ketika dilobi Ratu Tisha untuk melatih Timnas Indonesia / Foto: Instagram@ratu.tisha
A A A
JAKARTA - Pamor Timnas Indonesia sepertinya mulai terangkat seiring keberhasilan skuad Garuda menembus Piala Asia 2023 dan mengalahkan Curacao pada laga FIFA Matchday. Peringkat Indonesia di ranking FIFA pun perlahan mulai merangkak naik.

Sejumlah catatan positif itu tak lepas dari peran Shin Tae-yong. Ya, pelatih asal Korea Selatan itu mampu membangun filosofi permainan yang membuat lawan kesulitan menaklukan Timnas Indonesia.

Tapi di balik keberhasilan Shin Tae-yong, ada peran Ratu Tisha. Lantas bagaimana kisah pelatih dari Negeri K-Pop ketika dilobi wanita cantik berkacamata tersebut?

BACA JUGA: Haus Gol! Rekor Menang-Kalah Timnas Indonesia di Sepanjang 2022

Shin Tae-yong ditunjuk untuk melatih timnas Indonesia pada akhir 2019. Kala itu, prosesi penandatanganan kontrak dilakukan bersama Ketua PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua PSSI Iwan Budianto, serta Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha.

Dari sekian banyak orang di jajaran PSSI, sosok Ratu Tisha yang kala itu menjabat Sekjen memiliki andil besar dalam perekrutan mantan juru latih Seongnam ini.

Dikutip dari pemberitaan MPI, semua berawal kala Ratu Tisha melakukan kontak dengan Federasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) pada November 2019.

Dalam kontak tersebut, dia meminta untuk dihubungkan dengan STY yang sedang berstatus tanpa tim pasca didepak Korea Selatan setelah gelaran Piala Dunia 2018.

BACA JUGA: Ngeri Lihat Keganasan Timnas Indonesia, Media Asing Peringatkan Vietnam Waspada

Pada salah satu wawancara di kanal Youtube Myeongjangdeul, Shin Tae-yong memang menyebutkan nama Ratu Tisha yang kala itu diketahui sedang berusaha menghubungi dirinya melalui KFA. Setelah pembicaraan dilakukan, akhirnya dia setuju untuk bertemu petinggi PSSI. Uniknya, mereka tidak bertemu di Indonesia, melainkan di Malaysia.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1159 seconds (10.55#12.26)