Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Polisi Amankan SSB ASIFA Milik Aji Santoso
Minggu, 02 Oktober 2022 - 01:07 WIB
loading...
Sekolah Sepak Bola (SSB) ASIFA milik Pelatih Persebaya, Aji Santoso, di Kota Malang, dilaporkan turut dijaga Polisi usai terjadi kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam WIB / Foto: Instagram @surabayabalbalan
A
A
A
MALANG - Sekolah Sepak Bola (SSB) ASIFA milik Pelatih Persebaya, Aji Santoso , di Kota Malang, dilaporkan turut dijaga Polisi usai terjadi kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. Kericuhan ini terjadi lantaran pendukung Singo Edan merasa kecewa dengan kekalahan 2-3 dari Bajol Ijo.
Kericuhan itu menyebabkan banyak korban luka-luka. Tak ingin masalah ini meluas, SSB ASIFA milik Aji Santoso yang berada di Kota Malang atau sekira 30 km dari Stadion Kanjuruhan, yang berlokasi di Kepanjen, dijaga ketat oleh pihak kepolisian setempat.
Hal itu diketahui dari foto yang diunggah oleh akun Instagram, @surabayabalbalan, pada Sabtu (1/10/2022). "Polisi turut mengamankan SSB ASIFA milik Aji Santoso setelah Arema disikat Persebaya," tulis keterangan foto, yang menampilkan sejumlah polisi berjaga di lokasi tersebut.
BACA JUGA: Pemain Persebaya Sempat Terjebak dalam Kepungan Massa di Stadion Kanjuruhan
Tujuan dari pengamanan itu sendiri adalah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, bisa saja SSB milik sang pelatih lawan itu menjadi bulan-bulanan para Aremania –sebutan supporter Arema- yang kecewa dengan kekalahan Singo Edan –julukan Arema.
Kericuhan itu menyebabkan banyak korban luka-luka. Tak ingin masalah ini meluas, SSB ASIFA milik Aji Santoso yang berada di Kota Malang atau sekira 30 km dari Stadion Kanjuruhan, yang berlokasi di Kepanjen, dijaga ketat oleh pihak kepolisian setempat.
Hal itu diketahui dari foto yang diunggah oleh akun Instagram, @surabayabalbalan, pada Sabtu (1/10/2022). "Polisi turut mengamankan SSB ASIFA milik Aji Santoso setelah Arema disikat Persebaya," tulis keterangan foto, yang menampilkan sejumlah polisi berjaga di lokasi tersebut.
BACA JUGA: Pemain Persebaya Sempat Terjebak dalam Kepungan Massa di Stadion Kanjuruhan
Tujuan dari pengamanan itu sendiri adalah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, bisa saja SSB milik sang pelatih lawan itu menjadi bulan-bulanan para Aremania –sebutan supporter Arema- yang kecewa dengan kekalahan Singo Edan –julukan Arema.
Lihat Juga :