Dustin Poirier Bercita-cita Jadi Petarung Pemburu Harta

Minggu, 02 Oktober 2022 - 09:03 WIB
loading...
Dustin Poirier Bercita-cita Jadi Petarung Pemburu Harta
Dustin Poirier bicara masa depannya di dunia mix martial arts/Foto/Instagram
A A A
LOUISIANA - Mantan jawara kelas ringan UFC Dustin Poirier bicara masa depannya di dunia mix martial arts. Jika sudah pensiun kelak, Poirier menyatakan ingin menjadi petarung pemburu harta seperti Nate Diaz.

Poirier melontarkan pernyataan mengejutkan jelang pertarungannya melawan Michael Chandler di UFC 281 di Madison Square Garden, New York City, AS, 12 November 2022. The Diamond -julukan Poirier- menyinggung rencana untuk mengakhiri kariernya di UFC .

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Thailand 2022: Marco Bezzecchi Rebut Pole Position!

Poirier memang sudah lama berkecimpung di dunia tarung bebas. Pria asal Amerika Serikat itu sudah menapakkan kakinya di Oktagon (arena pertarungan UFC) sejak tahun 2011 silam.

Poirier kemudian menghabiskan sebanyak 27 pertarungan di Oktagon. Menjadi jawara interim kelas ringan menjadi pencapaian terbaiknya.

Baca juga: Hasil Liverpool vs Brighton: Drama 6 Gol di Anfield, Trossard Buyarkan Keunggulan The Reds

Kini, Poirier tengah memikirkan rencana untuk berhenti. Namun jika sudah pensiun kelak, Poirier tetap ingin bertarung, namun dengan bayaran yang sangat mahal.

“UFC adalah organisasi seni bela diri campuran terbesar di dunia, tentu saja saya ingin mengakhiri karier saya di UFC, tetapi saya seorang petarung, jadi hadiahnya harus tepat,” kata Poirier dikutip BJ Penn, Sabtu (1/10/2022).

Poirier ingin mengikuti jejak Nate Diaz yang pensiun dengan cara paling gemilang. Sekadar informasi, Diaz mengakhiri kariernya usai memenagi pertarungan melawan Tony Ferguson pada pertarungan UFC 279 silam.

Diaz kemudian diperebutkan banyak ajang olahraga pertarungan. Oleh sebab itu, Poirier ingin memastikan bahwa dirinya memiliki nilai pasar sebelum memutuskan pensiun.

“Saya pikir sangat bagus bagi petarung muda untuk melihat Nate yang mempertahankan posisinya di perusahaan dan berjuang mendapatkan agen bebas, kini dia menguji dirinya di pasaran, dan melihat dirinya begitu berharga,” tuturnya.

“Ketika tawaran berdatangan kepadanya, hal-hal itu menjadi publik, petarung lain melihat berapa tarifnya, atau apa yang dilemparkan perusahaan lain ke atas meja, itu membantu mengangkat olahraga untuk semua orang,” tandasnya.

(sha)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3046 seconds (10.55#12.26)