Laga Persib vs Persija Batal Imbas Tragedi Kanjuruhan, Bobotoh Pasrah

Minggu, 02 Oktober 2022 - 10:39 WIB
loading...
Laga Persib vs Persija Batal Imbas Tragedi Kanjuruhan, Bobotoh Pasrah
Bobotoh Persib dari Tangerang saat tiba di Penukaran tiket di Yon Zipur, Kota Bandung. Foto: Arif Budianto/MPI
A A A
BANDUNG - Imbas Tragedi Kanjuruhan, laga Persib Bandung vs Persija Jakarta yang dijadwalkan digelar sore ini di Stadion GBLA Kota Bandung dipastikan batal. Batalnya lanjutan laga Liga 1 2022/2023 yang bertajuk el clasico Indonesia ini menyusul insiden pasca Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Viking Minta Laga Persib vs Persija Ditunda

Informasi yang dihimpun MPI, kepastian batalnya laga Persib vs Persija dikatakan oleh Media Officer Persija, Muhammad Nadhil. "Pertandingan hari ini di postponed ya temen temen," tulis Nadhil melalui pesan singkatnya kepada MOI, Minggu (2/10/2022).

Selain itu, PSSI juga telah mengeluarkan statement bahwa Liga 1 akan ditunda satu pekan ke depan. Sementara laga Persib vs Persija digelar hari ini.

Seorang Bobotoh asal Tangerang, Zainudin mengaku pasrah apapun keputusan panpel terkait laga sore ini. Bagaimana pun, sesama suporter harus saling empati. Apalagi insiden di Malang menyangkut masa depan sepak bola di Indonesia.

Padahal, dia sudah datang bersama puluhan Bobotoh lainnya dari Tangerang menggunakan dua buah bus. "Memang sekarang kalau laga tetap lanjut, ya hambar aja rasanya. Kalaupun enggak jadi, ya kami anggap holiday aja, " ujar dia.

Kendati begitu, Zainudin bersama Bobotoh lainnya tetap melakukan penukaran tiket online yang sudah terlanjur dibeli. Sehingga apapun keputusannya, dia telah memegang tiket. "Kami tetap menukar tiket aja, " ujarnya.

Baca Juga: Cak Imin Desak Kemungkinan Salah Prosedur Pengamanan dalam Tragedi Kanjuruhan Diusut

Dia meminta agar insiden di Kanjuruhan diusut hingga tuntas. Apalagi di sana ada penggunaan gas air mata di dalam stadion. Sehingga menyebabkan banyak suporter meninggal dunia.

(mirz)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1509 seconds (11.97#12.26)