Istri Muhammad Rafli Ungkap Pemain Arema Menangis Terus Lihat Korban Tragedi Kanjuruhan
Selasa, 04 Oktober 2022 - 05:05 WIB
loading...
Pemain Arema menangis pascakerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (3/10/2022). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/rwa.
A
A
A
MALANG - Istri penyerang Arema FC Muhammad Rafli, Laras Carissa, membeberkan kondisi psikologis pemain usai Tragedi Kanjuruhan. Salah satunya dialami M Rafli yang merasa sangat terpukul.
Istri Muhammad Rafli itu mengungkapkan para pemain mengalami trauma hebat karena melihat langsung korban berjatuhan. Sampai-sampai, para pemain tidak nafsu makan dan tidak bisa tidur dengan tenang.
“Di saat semua memperdebatkan siapa yang salah, ada para pemain yang diam-diam merasa bersalah. ‘Kalau saja kemarin menang, pasti hal ini tidak terjadi dan tidak aka nada korban jiwa’ pernyataan seperti ini terus berulang di otak kami,” kata Carissa mewakili isi hati para pemain Arema FC, dilansir dari unggahan @FaktaSepakbola, Senin (3/10/2022).
Baca Juga: Paus Fransiskus Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
“Ada pemain yang tidak bisa tidur, tidak nafsu makan, terus-terusan menangis, dan tidak bisa beraktivitas karena perasaan bersalah yang menghantui,” sambungnya.
Carissa melanjutkan, para pemain juga ikut membantu korban yang berjatuhan. Kondisi ini juga dikuatkan oleh pernyataan sang pelatih, Javier Roca yang mengatakan ada korban yang meninggal dalam pelukan pemain.
Mewakili para pemain, Carissa meminta maaf atas kekalahan yang ditelan oleh Arema FC. Ia berharap kejadian ini tidak terulang lagi, dan para korban yang meninggal dapat tempat terbaik.
Istri Muhammad Rafli itu mengungkapkan para pemain mengalami trauma hebat karena melihat langsung korban berjatuhan. Sampai-sampai, para pemain tidak nafsu makan dan tidak bisa tidur dengan tenang.
“Di saat semua memperdebatkan siapa yang salah, ada para pemain yang diam-diam merasa bersalah. ‘Kalau saja kemarin menang, pasti hal ini tidak terjadi dan tidak aka nada korban jiwa’ pernyataan seperti ini terus berulang di otak kami,” kata Carissa mewakili isi hati para pemain Arema FC, dilansir dari unggahan @FaktaSepakbola, Senin (3/10/2022).
Baca Juga: Paus Fransiskus Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
“Ada pemain yang tidak bisa tidur, tidak nafsu makan, terus-terusan menangis, dan tidak bisa beraktivitas karena perasaan bersalah yang menghantui,” sambungnya.
Carissa melanjutkan, para pemain juga ikut membantu korban yang berjatuhan. Kondisi ini juga dikuatkan oleh pernyataan sang pelatih, Javier Roca yang mengatakan ada korban yang meninggal dalam pelukan pemain.
Mewakili para pemain, Carissa meminta maaf atas kekalahan yang ditelan oleh Arema FC. Ia berharap kejadian ini tidak terulang lagi, dan para korban yang meninggal dapat tempat terbaik.
Lihat Juga :