Liverpool vs Rangers: Eksperimen Berhasil, Klopp Suka Formasi Baru The Reds
Kamis, 06 Oktober 2022 - 03:00 WIB
loading...
Liverpool menuai tiga poin saat menjamu Rangers/Foto/Twitter
A
A
A
LIVERPOOL - Eksperimen Pelatih Juergen Klopp menuai hasil positif saat Liverpool menjamu Rangers. The Reds sukses mengalahkan klub Skotlandia 2-0 pada matchday 3 penyisihan Grup A Liga Champions 2022/2023 di Anfield Stadium, Rabu (5/10/2022) dini hari WIB.
Klopp senang lantaran sukses menerapkan formasi baru di babak kedua melawan Rangers . Formasi yang diusungnya membuat sang tamu kelimpungan dan terkejut lantaran The Reds tampil beda.
Baca juga: Ini 5 Poin Krusial Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan
Selama pertandingan, tim asuhan Jurgen Klopp kesulitan mencetak gol lewat open play karena kehebatan kiper lawan. Jadi, mereka mencetak gol dari bola mati yakni tendangan bebas Trent-Alexander Arnold (7’) dan penalti Mohamed Salah (53’).
Dalam beberapa laga terakhir, Klopp terkenal memakai formasi 4-3-3. Namun di laga ini, dia menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan taktik gegenpressing (memenangkan bola setelah kehilangan bola). di babak kedua, Klopp melakukan lima penggantian pemain.
Baca juga: Pesan Menyentuh Pele Respons Tragedi Kanjuruhan: Kekerasan Tak Pernah Sejalan dengan Olahraga
Menurut Klopp formasi itu efektif untuk membuat penyerangan dan pertahanan semakin solid sekaligus. Dia pun melihat lawan tampak terkejut dengan formasi ini.
Klopp senang lantaran sukses menerapkan formasi baru di babak kedua melawan Rangers . Formasi yang diusungnya membuat sang tamu kelimpungan dan terkejut lantaran The Reds tampil beda.
Baca juga: Ini 5 Poin Krusial Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan
Selama pertandingan, tim asuhan Jurgen Klopp kesulitan mencetak gol lewat open play karena kehebatan kiper lawan. Jadi, mereka mencetak gol dari bola mati yakni tendangan bebas Trent-Alexander Arnold (7’) dan penalti Mohamed Salah (53’).
Dalam beberapa laga terakhir, Klopp terkenal memakai formasi 4-3-3. Namun di laga ini, dia menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan taktik gegenpressing (memenangkan bola setelah kehilangan bola). di babak kedua, Klopp melakukan lima penggantian pemain.
Baca juga: Pesan Menyentuh Pele Respons Tragedi Kanjuruhan: Kekerasan Tak Pernah Sejalan dengan Olahraga
Menurut Klopp formasi itu efektif untuk membuat penyerangan dan pertahanan semakin solid sekaligus. Dia pun melihat lawan tampak terkejut dengan formasi ini.
Lihat Juga :