5 Perkiraan Kerugian Finansial Arema FC Akibat Tragedi Kanjuruhan
Kamis, 06 Oktober 2022 - 22:23 WIB
loading...
A
A
A
Stadion Maguwoharjo Sleman memiliki tarif sewa Rp 20 juta per pertandingan. Jika Arema FC menggelar 11 pertandingan kandang sisa, maka Arema FC harus mengeluarkan total Rp 220 juta.
Kemudian, untuk transportasi dan akomodasi per pertandingan. Dengan asumsi total pemain dan staf pelatih 25 orang per pertandingan dan asumsi biaya transport dan akomodasi per orang selama pertandingan Rp 1,5 juta, maka total tiap pertandingan Arema FC harus membayar Rp37,5 juta.
Dengan adanya 11 pertandingan kandang usiran sisa, Arema FC harus mengeluarkan Rp 412,5 juta untuk biaya transportasi dan akomodasi pemain dan pelatih. Maka, dengan bermain di luar Malang, perkiraan total biaya operasional Arema FC untuk 11 pertandingan kandang sisa sekitar Rp632,5 juta.
5. Perbaikan Stadion Kanjuruhan
Adanya tragedi Kanjuruhan membuat pihak Pemkab Malang selaku pemilik Stadion Kanjuruhan harus mendapat ganti rugi dari Arema FC. Kerugian yang didapatkan pun tidak sedikit.
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia U-16 Berpotensi Tembus Timnas Indonesia Senior
Hingga saat ini, perkiraan kerugian material dari pihak pengelola Stadion Kanjuruhan belum ada. Namun, dengan begitu banyaknya korban, maka kerugian yang diderita tidak sedikit. Kerugian yang didapatkan bisa dilihat dari beberapa elemen stadion yang rusak. Misal rumput stadion, pagar pembatas, pintu masuk, hingga tribun penonton.
Kerugian material diperkiran mencapai ratusan juta. Perlu ditunggu kabar resmi dari pengelola Stadion Kanjuruhan mengenai kerugian akibat tragedi Kanjuruhan. Dengan demikian, total kerugian finansial Arema FC imbas dari tragedi Kanjuruhan diperkirakan mencapai Rp17-18 miliar. Sebuah angka yang cukup mahal yang harus menghilangkan 131 nyawa orang.
Kemudian, untuk transportasi dan akomodasi per pertandingan. Dengan asumsi total pemain dan staf pelatih 25 orang per pertandingan dan asumsi biaya transport dan akomodasi per orang selama pertandingan Rp 1,5 juta, maka total tiap pertandingan Arema FC harus membayar Rp37,5 juta.
Dengan adanya 11 pertandingan kandang usiran sisa, Arema FC harus mengeluarkan Rp 412,5 juta untuk biaya transportasi dan akomodasi pemain dan pelatih. Maka, dengan bermain di luar Malang, perkiraan total biaya operasional Arema FC untuk 11 pertandingan kandang sisa sekitar Rp632,5 juta.
5. Perbaikan Stadion Kanjuruhan
Adanya tragedi Kanjuruhan membuat pihak Pemkab Malang selaku pemilik Stadion Kanjuruhan harus mendapat ganti rugi dari Arema FC. Kerugian yang didapatkan pun tidak sedikit.
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia U-16 Berpotensi Tembus Timnas Indonesia Senior
Hingga saat ini, perkiraan kerugian material dari pihak pengelola Stadion Kanjuruhan belum ada. Namun, dengan begitu banyaknya korban, maka kerugian yang diderita tidak sedikit. Kerugian yang didapatkan bisa dilihat dari beberapa elemen stadion yang rusak. Misal rumput stadion, pagar pembatas, pintu masuk, hingga tribun penonton.
Kerugian material diperkiran mencapai ratusan juta. Perlu ditunggu kabar resmi dari pengelola Stadion Kanjuruhan mengenai kerugian akibat tragedi Kanjuruhan. Dengan demikian, total kerugian finansial Arema FC imbas dari tragedi Kanjuruhan diperkirakan mencapai Rp17-18 miliar. Sebuah angka yang cukup mahal yang harus menghilangkan 131 nyawa orang.
(aww)
Lihat Juga :