Preview AC Milan vs Juventus: Dendam Rossoneri
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:04 WIB
loading...
Konsistensi penampilan AC Milan mendapat ujian serius saat menjamu Juventus pada giornata 31 Serie A 2019/2020 di San Siro, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB/Foto/MilanLive/Sky Sports
A
A
A
MILAN - Konsistensi penampilan AC Milan mendapat ujian serius saat menjamu Juventus pada giornata 31 Serie A 2019/2020 di San Siro, Selasa (7/7/2020) malam waktu lokal atau Rabu (8/7/2020) dini hari WIB. Rossoneri yang belum terkalahkan sejak Serie A kembali digulirkan bertekad melanjutkan performa terbaik mereka saat menggilas Lazio pekan lalu.
Penampilan Milan menanjak mendekati akhir Serie A musim ini. Rossoneri yang sempat terperosok ke peringkat 14 , mulai menemukan konsistensi penampilan terbaik mereka dan hanya kalah dua kali sejak awal tahun dan naik ke urutan ketujuh dengan 46 poin, menempatkan mereka di jalur yang benar untuk perburuan tempat di kompetisi Eropa yang telah menjadi target mereka untuk musim ini. (Baca juga: Selesai Isi Baterai, Mantan Pelatih Juventus Siap Beraksi Lagi ).
Kemenangan atas Juventus tak hanya membangkitkan kepercayaan diri, tapi juga menuntaskan dendam Milan tersingkir di Coppa Italia 2019/2020. Juventus menghentikan Rossoneri di semifinal hanya karena gol tandang setelah bermain 1-1 di Milan dan 0-0 di Turin.
Pasukan Stefano Pioli secara mengesankan mengalahkan Lazio yang bertengger di peringkat 2 dengan skor meyakinkan 3-0, Sabtu (4/7/2020). Mereka punya tekad yang sama saat menjamu Juventus yang memuncaki klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari Lazio, dengan delapan pertandingan tersisa. (Baca juga: Kalah dari Napoli, Mkhitaryan Minta AS Roma Benahi Mentalitas ).
Pioli, 54 tahun, telah membantu para pemain berbakat tetapi tidak konsisten seperti Hakan Calhanoglu, Lucas Paqueta dan Ante Rebic menemukan kehidupan baru musim ini dan dia juga dibantu dengan kedatangan Zlatan Ibrahimovic yang berusia 38 tahun sebagai penguat di lini depan. Meski demikian, masa depan pelatih tersebut masih tanda tanya di Milan.
"Saya tidak tahu bagaimana masa depan bagi skuad dan bagi saya, tetapi kami bekerja sangat baik seperti yang kami lakukan sepanjang musim," kata Pioli, yang ditunjuk pada Oktober sebagai pengganti Marco Giampaolo.
Penampilan Milan menanjak mendekati akhir Serie A musim ini. Rossoneri yang sempat terperosok ke peringkat 14 , mulai menemukan konsistensi penampilan terbaik mereka dan hanya kalah dua kali sejak awal tahun dan naik ke urutan ketujuh dengan 46 poin, menempatkan mereka di jalur yang benar untuk perburuan tempat di kompetisi Eropa yang telah menjadi target mereka untuk musim ini. (Baca juga: Selesai Isi Baterai, Mantan Pelatih Juventus Siap Beraksi Lagi ).
Kemenangan atas Juventus tak hanya membangkitkan kepercayaan diri, tapi juga menuntaskan dendam Milan tersingkir di Coppa Italia 2019/2020. Juventus menghentikan Rossoneri di semifinal hanya karena gol tandang setelah bermain 1-1 di Milan dan 0-0 di Turin.
Pasukan Stefano Pioli secara mengesankan mengalahkan Lazio yang bertengger di peringkat 2 dengan skor meyakinkan 3-0, Sabtu (4/7/2020). Mereka punya tekad yang sama saat menjamu Juventus yang memuncaki klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari Lazio, dengan delapan pertandingan tersisa. (Baca juga: Kalah dari Napoli, Mkhitaryan Minta AS Roma Benahi Mentalitas ).
Pioli, 54 tahun, telah membantu para pemain berbakat tetapi tidak konsisten seperti Hakan Calhanoglu, Lucas Paqueta dan Ante Rebic menemukan kehidupan baru musim ini dan dia juga dibantu dengan kedatangan Zlatan Ibrahimovic yang berusia 38 tahun sebagai penguat di lini depan. Meski demikian, masa depan pelatih tersebut masih tanda tanya di Milan.
"Saya tidak tahu bagaimana masa depan bagi skuad dan bagi saya, tetapi kami bekerja sangat baik seperti yang kami lakukan sepanjang musim," kata Pioli, yang ditunjuk pada Oktober sebagai pengganti Marco Giampaolo.
Lihat Juga :