Sempurnakan Taktik Baru, Lini Depan Barcelona Makin Mematikan
Selasa, 07 Juli 2020 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Taktik tersebut pernah diuji Setien saat Barcelona menyambangi Real Betis yang berujung kemenangan 3-2 pada 10 Februari lalu. Kala itu, Messi sebagai penyerang kanan berduet dengan Griezmann dengan disokong Arturo Vidal.
Juga ketika bermain 2-2 kontra Atletico Madrid di Camp Nou. Saat itu Messi tetap sebagai penyerang kanan menemani Suarez yang ada di kiri. Keduanya mendapt bantuan dari Riqui Puig yang berada di depan Rakitic, Sergio Busquets dan Vidal.
Kali ini berbeda. Messi tidak lagi bertugas sebagai penyerang. Tapi, berganti peran menjadi playmaker di belakang Griezmann yang bertugas di kanan dan Suarez di kiri. La Pulga juga ikut ditopang trio di lini tengah, yakni Sergi Roberto, Busquets dan Vidal.
Perubahan itu terbukti meningkatkan agresivitas Barcelona. Klub Katalan bisa langsung menyerang sejak awal laga yang memaksa Pau Torres melakukan gol bunuh diri. Setelah itu, Messi sukses merancang gol Suarez dan Griezmann, yang ditutup gol Ansu Fati.
Disebutkan skema 4-3-1-2 tidak hanya membuat trio lini depan Barcelona kian mematikan, juga memungkinkan dua full-back ikut membantu serangan dan menawarkan permainan lebih melebar. Taktik ini lebih efisien ketimbang 4-3-3 yang hanya menampilkan gaya serangan statis.
Juga ketika bermain 2-2 kontra Atletico Madrid di Camp Nou. Saat itu Messi tetap sebagai penyerang kanan menemani Suarez yang ada di kiri. Keduanya mendapt bantuan dari Riqui Puig yang berada di depan Rakitic, Sergio Busquets dan Vidal.
Kali ini berbeda. Messi tidak lagi bertugas sebagai penyerang. Tapi, berganti peran menjadi playmaker di belakang Griezmann yang bertugas di kanan dan Suarez di kiri. La Pulga juga ikut ditopang trio di lini tengah, yakni Sergi Roberto, Busquets dan Vidal.
Perubahan itu terbukti meningkatkan agresivitas Barcelona. Klub Katalan bisa langsung menyerang sejak awal laga yang memaksa Pau Torres melakukan gol bunuh diri. Setelah itu, Messi sukses merancang gol Suarez dan Griezmann, yang ditutup gol Ansu Fati.
Disebutkan skema 4-3-1-2 tidak hanya membuat trio lini depan Barcelona kian mematikan, juga memungkinkan dua full-back ikut membantu serangan dan menawarkan permainan lebih melebar. Taktik ini lebih efisien ketimbang 4-3-3 yang hanya menampilkan gaya serangan statis.
Lihat Juga :