Sandiaga Uno Pimpin Pembukaan Grand Final Piala Presiden Esports 2022
Jum'at, 11 November 2022 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu Rangga Danu Prasetyo selaku Ketua Penyelenggara Piala Presiden Esports 2022 melihat antusiasme yang tinggi dari penonton maupun atlet yang berlaga. Kehadiran tiga game lokal sendiri menjadi bentuk dari upaya turnamen ini, untuk bisa membangun ekosistem esports Indonesia. Ia juga berharap jika nantinya game lokal bisa dipertandingkan dalam turnamen internasional.
“Sepanjang gelaran Piala Presiden Esports 2022, kami melihat antusiasme yang tinggi baik dari segi penonton maupun atlet yang berlaga. Antusiasme ini terlihat dari peningkatan hours watched pada Piala Presiden Esports 2022 yang meningkat 52% dari tahun lalu. Selain itu juga ada tiga game dalam negeri yang dipertandingkan. Hal tersebut sesuai dengan visi misi kami untuk membangun ekosistem esports Indonesia, serta bisa meningkatkan minat dan juga promosi bagi game lokal agar bisa bersaing dengan game-game lain. Tentunya kami berharap jika ke depannya, game lokal bisa dipertandingkan dalam turnamen internasional,” kata Rangga.
Selaras dengan Rangga, Ricky Setiawan sebagai Ketua Bidang Atlet, Prestasi, dan IT PB Esports Indonesia (PBESI) mengungkapkan bahwa Piala Presiden Esports yang diselenggarakan dari 2019 hingga 2022 ini merupakan salah satu turnamen esports berskala nasional yang menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap perkembangan ekosistem esports di Indonesia.
“Salah satu yang menguatkan rasa optimisme kita adalah komitmen kuat Piała Presiden Esports dalam menyertakan gim-gim lokal di dalamnya. Ini sangat selaras dengan komitmen PBESI seperti yang telah tersampaikan pada RAKORNAS Esports tahun 2022 di mana PBESI sangat serius dalam turut mendorong pengembangan gim esports lokal; sebanyak 5 gim dałam kurun waktu 2 tahun,” kata Ricky Setiawan.
Ricky juga menuturkan bahwa lebih dari itu, Piala Presiden Esports 2022 juga merupakan salah satu pesta esports terbesar yang digelar untuk seluruh ekosistem esports di Indonesia. Ini selaras dengan komitmen PBESI yang tak hanya berkomitmen pada pengembangan prestasi atlet esports saja namun juga berimplikasi luas terhadap pengembangan ekosistem esports secara menyeluruh.
Alexander Andrew Halim selaku CEO dari Battle of Guardians memaparkan jika Battle of Guardians hadir untuk mempopulerkan game dengan genre fighting. Ia juga mengatakan Battle of Guardians akan terus memberikan berbagai update, dan akan menggelar beberapa turnamen baik dalam skala kecil maupun besar. Kemudian ia juga berharap Battle of Guardians bisa kembali menjadi bagian dari gelaran Piala Presiden Esports tahun depan.
“Kami melihat jika saat ini ekosistem esports Indonesia masih marak dengan game MOBA dan battle royale. Maka dari itu kami tergerak untuk juga mempopulerkan game dengan genre fighting, yang dahulu sempat populer di Indonesia. Terkait dengan perkembangan Battle of Guardians sendiri, kami punya rencana besar dan roadmap dalam beberapa tahun ke depan. Hal tersebut meliputi update game dan juga menggelar turnamen dengan skala kecil maupun besar. Kemudian kami juga berharap bisa kembali turut serta dalam turnamen Piala Presiden Esports tahun depan,” ujar Alexander.
“Sepanjang gelaran Piala Presiden Esports 2022, kami melihat antusiasme yang tinggi baik dari segi penonton maupun atlet yang berlaga. Antusiasme ini terlihat dari peningkatan hours watched pada Piala Presiden Esports 2022 yang meningkat 52% dari tahun lalu. Selain itu juga ada tiga game dalam negeri yang dipertandingkan. Hal tersebut sesuai dengan visi misi kami untuk membangun ekosistem esports Indonesia, serta bisa meningkatkan minat dan juga promosi bagi game lokal agar bisa bersaing dengan game-game lain. Tentunya kami berharap jika ke depannya, game lokal bisa dipertandingkan dalam turnamen internasional,” kata Rangga.
Selaras dengan Rangga, Ricky Setiawan sebagai Ketua Bidang Atlet, Prestasi, dan IT PB Esports Indonesia (PBESI) mengungkapkan bahwa Piala Presiden Esports yang diselenggarakan dari 2019 hingga 2022 ini merupakan salah satu turnamen esports berskala nasional yang menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap perkembangan ekosistem esports di Indonesia.
“Salah satu yang menguatkan rasa optimisme kita adalah komitmen kuat Piała Presiden Esports dalam menyertakan gim-gim lokal di dalamnya. Ini sangat selaras dengan komitmen PBESI seperti yang telah tersampaikan pada RAKORNAS Esports tahun 2022 di mana PBESI sangat serius dalam turut mendorong pengembangan gim esports lokal; sebanyak 5 gim dałam kurun waktu 2 tahun,” kata Ricky Setiawan.
Ricky juga menuturkan bahwa lebih dari itu, Piala Presiden Esports 2022 juga merupakan salah satu pesta esports terbesar yang digelar untuk seluruh ekosistem esports di Indonesia. Ini selaras dengan komitmen PBESI yang tak hanya berkomitmen pada pengembangan prestasi atlet esports saja namun juga berimplikasi luas terhadap pengembangan ekosistem esports secara menyeluruh.
Alexander Andrew Halim selaku CEO dari Battle of Guardians memaparkan jika Battle of Guardians hadir untuk mempopulerkan game dengan genre fighting. Ia juga mengatakan Battle of Guardians akan terus memberikan berbagai update, dan akan menggelar beberapa turnamen baik dalam skala kecil maupun besar. Kemudian ia juga berharap Battle of Guardians bisa kembali menjadi bagian dari gelaran Piala Presiden Esports tahun depan.
“Kami melihat jika saat ini ekosistem esports Indonesia masih marak dengan game MOBA dan battle royale. Maka dari itu kami tergerak untuk juga mempopulerkan game dengan genre fighting, yang dahulu sempat populer di Indonesia. Terkait dengan perkembangan Battle of Guardians sendiri, kami punya rencana besar dan roadmap dalam beberapa tahun ke depan. Hal tersebut meliputi update game dan juga menggelar turnamen dengan skala kecil maupun besar. Kemudian kami juga berharap bisa kembali turut serta dalam turnamen Piala Presiden Esports tahun depan,” ujar Alexander.
Lihat Juga :