Untung Rp10,8 Triliun, Manchester City Tahan Diri Belanja Pemain di Bursa Musim Dingin 2023

Minggu, 13 November 2022 - 07:02 WIB
loading...
Untung Rp10,8 Triliun, Manchester City Tahan Diri Belanja Pemain di Bursa Musim Dingin 2023
Manchester City tahan diri belanja pemain di bursa musim dingin 2023/Foto/Reuters
A A A
MANCHESTER - Manchester City meraup total pendapatan 613 juta pounsterling (setara Rp10,8 triliun) pada musim 2021/2022. Mesi demikian, The Citizens tak ingin aktif di bursa transfer musim dingin yang dibuka Januari 2023.

Dalam laporan keuangan tahunan 2021/2022 yang dirilis Senin (7/11/2022), Man City juga mencatatkan keuntungan senilai 41,7 juta poundsterling (Rp745,6miliar), naik dari 2,4 juta pounds pada tahun sebelumnya.

Baca juga: Bright Up Cup 2022, Fajar/Pramudya: Ajang Hiburan tapi Serius

Pada bursa transfer musim panas 2022, Man City menggelontorkan dana senilai 95 juta pounds atau setara Rp 1,6 triliun untuk mendatangkan Erling Haaland dan Kalvin Phillips ke Etihad Stadium.

Namun, keuntungan Man City kemungkinan didapat dari hasil penjualan sejumlah pemain bintangnya, seperti Gabriel Jesus, Raheem Sterling, Ko Itakura, Pedro Porro, Ko Itakura, dan Arijanet Muric.

Keengganan Man City aktif di bursa musim dingin 2023 juga lantaran Pelatih Pep Guardiola menyatakan The The Citizens belum butuh tambahan pemain.

Performa Man City saat ini cukup apik. Tim itu berada di peringkat kedua Liga Inggris dan lolos ke 16 besar Liga Champions 2022-2023. Alhasil, Manchester City tidak akan menggelontorkan anggaran untuk belanja pemain.

"Kami tidak akan membeli siapa pun pada Januari. Kami tentu tidak akan terlibat dalam bursa transfer musim dingin 2023," kata Pep Guardiola dilansir dari Tuttomerca, Kamis (10/11/2022).

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan komposisi tim saat ini cukup baik. Oleh karena itu, dirinya percaya dengan skuad yang ada untuk mengarungi Liga Inggris dan Liga Champions.

"Kami memiliki skuat yang kompetitif. Itu kami senangi," ucapnya.

Pep mengatakan belanja pemain harus berdasarkan kebutuhan tim. Hal itu bukan sekadar mamerkan Manchester City adalah tim yang royal dalam urusan belanja pemain. "Oleh karena itu, tim akan tetap sama," ujarnya.(MG/Amelia Azizah Rahmah)

(sha)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3019 seconds (10.177#12.26)