5 Momen Sedih Timnas Indonesia Spesialis Runner-Up Piala AFF
Rabu, 07 Desember 2022 - 19:29 WIB
loading...
A
A
A
Setelah pertandingan resmi berakhir, Boaz terlihat meninggalkan rekan-rekannya sembari mengeluarkan air mata. Tak berselang lama, pelatih Alfred Riedl menghampiri pemain asal Sorong itu dan memeluknya.
Kesedihan juga terlihat dari ibunda Boaz, Maria Solossa, pada pertandingan leg kedua Indonesia kontra Thailand di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada 17 Desember 2016. Maria yang menyaksikan pertandingan dari bangku penonton terlihat menangis ketika wasit meniup pluit panjang, tanda berakhirnya laga. Dengan agregat 3-2, Thailand dipastikan menjadi juara dan berhak membawa trofi.
Penampilan Boaz sebenarnya sangat baik dalam kariernya membela timnas di ajang Piala AFF. Pada tahun 2004, misalnya, Boaz menjadi salah satu pencetak gol dalam laga Indonesia vs Malaysia. Pesepak bola berjuluk wonderkid itu melesatkan tendangannya ke gawang Malaysia pada menit ke-84. Piala AFF 2004 itu juga menjadi ajang perdana Boaz usai bergabung dengan timnas, di bawah asuhan Peter White.
5. Yabes Roni Hanya Bisa Pandangi Trofi Juara (AFF 2020)
Langganan menjadi runner-up, Indonesia gagal menjadi juara di Piala AFF 2020, setelah kalah dengan agregat 6-2 dari Thailand. Pertandingan yang berlangsung di Singapura itu tentunya meninggalkan kesan pahit bagi Indonesia. Salah satu momen kesedihan yang tergambar adalah ketika Yabes Roni hanya bisa memandangi trofi juara sembari memegangnya. Momen sedih penyerang timnas itu diabadikan salah satu pewarta dan cukup sering menjadi perbincangan.
Sebelumnya, Yabes mengaku sangat bersemangat menjalani laga di Piala AFF perdananya ini. Ketika Indonesia melawan Vietnam, Yabes diturunkan pelatih Shin Tae-yong untuk menggantikan Witan Sulaeman pada menit ke-88 akibat cedera. Ekspresi kontras ia tunjukkan saat akhir partai final, di mana Indonesia harus puas kembali berada di posisi kedua dan gagal mengangkat trofi juara.
Kesedihan juga terlihat dari ibunda Boaz, Maria Solossa, pada pertandingan leg kedua Indonesia kontra Thailand di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada 17 Desember 2016. Maria yang menyaksikan pertandingan dari bangku penonton terlihat menangis ketika wasit meniup pluit panjang, tanda berakhirnya laga. Dengan agregat 3-2, Thailand dipastikan menjadi juara dan berhak membawa trofi.
Penampilan Boaz sebenarnya sangat baik dalam kariernya membela timnas di ajang Piala AFF. Pada tahun 2004, misalnya, Boaz menjadi salah satu pencetak gol dalam laga Indonesia vs Malaysia. Pesepak bola berjuluk wonderkid itu melesatkan tendangannya ke gawang Malaysia pada menit ke-84. Piala AFF 2004 itu juga menjadi ajang perdana Boaz usai bergabung dengan timnas, di bawah asuhan Peter White.
5. Yabes Roni Hanya Bisa Pandangi Trofi Juara (AFF 2020)
Langganan menjadi runner-up, Indonesia gagal menjadi juara di Piala AFF 2020, setelah kalah dengan agregat 6-2 dari Thailand. Pertandingan yang berlangsung di Singapura itu tentunya meninggalkan kesan pahit bagi Indonesia. Salah satu momen kesedihan yang tergambar adalah ketika Yabes Roni hanya bisa memandangi trofi juara sembari memegangnya. Momen sedih penyerang timnas itu diabadikan salah satu pewarta dan cukup sering menjadi perbincangan.
Sebelumnya, Yabes mengaku sangat bersemangat menjalani laga di Piala AFF perdananya ini. Ketika Indonesia melawan Vietnam, Yabes diturunkan pelatih Shin Tae-yong untuk menggantikan Witan Sulaeman pada menit ke-88 akibat cedera. Ekspresi kontras ia tunjukkan saat akhir partai final, di mana Indonesia harus puas kembali berada di posisi kedua dan gagal mengangkat trofi juara.
(sto)
Lihat Juga :