alexametrics

Heroik, Mantan Pesepak Bola Amatir Selamatkan Nyawa Bocah dari Kebakaran

loading...
Heroik, Mantan Pesepak Bola Amatir Selamatkan Nyawa Bocah dari Kebakaran
Cuplikan adegan Phillip Blanks ketika menyelamatkan nyawa gadis kecil korban kecelakaan. Foto: Repro
A+ A-
PHOENIX - Tak banyak yang mengenal nama Phillip Blanks -anggota korps militer Amerika Serikat yang pernah menjadi pemain sepak bola amatir. Blanks baru saja menyelamatkan nyawa bocah korban kebakaran.

Semasa jadi pemain sepak bola amatir di kampus, Blanks sering menerima umpan dari rekan satu timnya. Refleks itu membuatnya bisa menyelamatkan nyawa bocah berusia tiga tahun yang terperangkap di balkon karena rumahnya terbakar.

Kejadian bermula ketika Blanks mendengar suara ribut-ribut di sebuah apartemen di Phoenix. Ketika ia menyadari sedang terjadi kebakaran, Blanks berlari memeriksa keadaan, dan bahkan ia tidak sempat mengenakan alas kaki. (Baca juga: Lima Momen Menegangkan dalam Perburuan Gelar La Liga)

Yang terbakar rupanya bagian atas apartemen. Celakanya di sana terdapat seorang bocah perempuan yang terperangkap di balkon sementara rumahnya tengah makan api. (Lihat Grafis: Perburuan Gelar La Liga)



Ketika bocah perempuan itu melompat dari balkon, Blanks bergerak seperti seorang penjaga gawang- menghalau kepala anak itu supaya tidak membentur tanah. Tangkapannya tidak sempurna, tetapi berhasil menyelamatkan nyawa si anak.

“Dia berputar di udara seperti baling-baling. Saya baru saja melakukan hal terbaik dalam hidup saya. Kepalanya mendarat dengan sempurna di sikuku, tetapi pergelangan kakinya patah ketika aku ikut jatuh,” kata Blanks dikutip Sports Illustrated.

Video aksi heroik Blanks viral di media sosial. Beberapa orang merasa terharu karena Blanks berhasil menyelamatkan nyawa bocah itu. Sekadar informasi, polisi di Phoenix masih mencari penyebab kebakaran.
(bbk)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak