alexametrics

Seri VI Solo

Arki Buat Sejarah, Satria Muda Hajar NSH

loading...
Arki Buat Sejarah, Satria Muda Hajar NSH
Impresif, Small forward Satria Muda BritAma Jakarta Arki Dikania Wisnu (tengah) mencetak triple double dalam laga melawan NSH GMC GSBC Jakarta, Rabu (25/2/2015) / nbl
A+ A-
SOLO - Arki Dikania Wisnu membuat sejarah di hari pertama Seri VI National Basketball League (NBL) Indonesia 2014-2015, Solo. Aksi triple doublenya berhasil membawa Satria Muda menghajar NSH GMC GSBC.

Arki sukses mencetakdouble digit untuk tiga kategori statistik sekaligus, yakni, 10 poin, 10 assist, dan 11 rebound setelah bermain dengan minute play 21 menit 53 detik. Lewat kontribusitriple doubleArki itu, SM sukses menggilas NSH GMC GSBC Jakarta dengan skor 89-55, Rabu (25/2/2015), di Sritex Arena, Solo. (Baca juga : Hantuah Putus Rekor Negatif di NBL 2015)

Lewat 2-point jump shot saat kuarter keempat menyisakan waktu 5 menit 36 detik, Arki memastikan namanya sebagai pencetaktriple doublekedua di NBL Indonesia. Sebelumnya, pemain yang sudah mencatatkan namanya sebagai pencetak triple-double adalah shooting guardHangtuah Sumsel IM Andrie Ekayana, saat tampil di NBL Indonesia Preseason Tournament Mangupura Cup 2014 di GOR Purna Krida Kerobokan Badung, Bali. Yayan (sapaan Andrie Ekayana) kala itu mencetak 13 poin, 12 assist, dan 11 rebound.

Selain Arki, kemenangan Satria Muda kali ini juga berkat penampilan impresif Bonanza Siregar yang menjadi top skor dengan mencetak 18 poin. Disusul Christian Ronaldo Sitepu (11 poin), serta Avan Seputra (10 poin).

Sejak tip-off, Satria Muda menguasai jalannya laga. Mereka langsung melesat dan tak membiarkan lawannya mengembangkan permainan. Free throw dari Avan Seputra di sisa 6 detik menegaskan dominasi Satria Muda atas NSH GMC menjadi 19 poin. Kuarter pertama ditutup dengan skor 26-7 untuk keunggulan Satria Muda. Bonanza Siregar mencatatkan poin terbanyak untuk Satria Muda dengan 10 poin. Sementara itu, Arki menyumbangkan 5 poin.

Penampilan Satria Muda menurun di kuarter kedua, sebaliknya NSH GMC lebih rajin mencetak poin. 18 poin dicetak NSH GMC, yang dibalas 14 poin oleh Satria Muda. 8 poin disumbangkan Juliano Gandhi untuk NSH GMC di kuarter kedua ini.

Performa Satria Muda kembali naik di kuarter ketiga. Poin demi poin mereka cetak yang semakin membuat NSH GMC terbenam. Three point play Rony Gunawan di sisa 14 detik, memperlebar jarak menjadi 31 poin. Skor 69-38 menutup kuarter ketiga.

Memasuki kuarter keempat, Satria Muda semakin diatas angin. Tambahan 20 poin dicetak pemain Satria Muda yang berbalas 17 poin dari NSH GMC. Akhirnya NSH GMC menyerah dari Satria Muda saat buzzer berbunyi.

”Hari ini sedang beruntung aja. Soalnya saya fokus untuk menang aja di pertandingan hari ini. Bukan fokus untuk triple double. Main bagus aja, dan triple double datang begitu saja,” lanjut pemain kelahiran New York, 15 Maret 1988 silam itu.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak