Pertama Kali, Presiden IOC Thomas Bach Absen di Final Piala Dunia 2022
Kamis, 15 Desember 2022 - 16:04 WIB
loading...
Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach (tengah) melewatkan final Piala Dunia 2022 yang mempertemukan Argentina versus Prancis di Stadion Lusail, Minggu (20/12/2022) malam WIB / Foto: InsideTheGames
A
A
A
DOHA - Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach melewatkan final Piala Dunia 2022 yang mempertemukan Argentina versus Prancis di Stadion Lusail, Minggu (20/12/2022) malam WIB. Ini disebabkan lantaran ia terinfeksi Covid-19.
Bach menghadiri pertandingan pembukaan Piala Dunia tahun ini pada 20 November antara tuan rumah Qatar dan Ekuador tetapi tertular virus corona pada minggu berikutnya, yang memaksanya mengadakan serangkaian pertemuan selama Forum IF secara virtual. Ini pertama kalinya Bach melewatkan laga final Piala Dunia sejak 1986.
"Saya telah merencanakan untuk terbang ke Qatar. "Sekarang, bagaimanapun, atas saran dokter, saya tidak akan bepergian sama sekali," kata Bach kepada surat kabar Jerman Stuttgarter Nachrichten dan Stuttgarter Zeitung dikutip dari Insidethegames, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA: Walid Regragui Dukung Prancis usai Singkirkan Maroko
"Mereka mengatakan kepada saya untuk tenang setelah infeksi. Ini final Piala Dunia pertama yang saya lewatkan sejak 1986. Itu sulit bagiku," sesalnya.
Bach menghadiri pertandingan pembukaan Piala Dunia tahun ini pada 20 November antara tuan rumah Qatar dan Ekuador tetapi tertular virus corona pada minggu berikutnya, yang memaksanya mengadakan serangkaian pertemuan selama Forum IF secara virtual. Ini pertama kalinya Bach melewatkan laga final Piala Dunia sejak 1986.
"Saya telah merencanakan untuk terbang ke Qatar. "Sekarang, bagaimanapun, atas saran dokter, saya tidak akan bepergian sama sekali," kata Bach kepada surat kabar Jerman Stuttgarter Nachrichten dan Stuttgarter Zeitung dikutip dari Insidethegames, Kamis (15/12/2022).
BACA JUGA: Walid Regragui Dukung Prancis usai Singkirkan Maroko
"Mereka mengatakan kepada saya untuk tenang setelah infeksi. Ini final Piala Dunia pertama yang saya lewatkan sejak 1986. Itu sulit bagiku," sesalnya.
Lihat Juga :