Mantap! Uang Hadiah Wimbledon 2020 Dibagikan ke Pemain

loading...
Mantap! Uang Hadiah Wimbledon 2020 Dibagikan ke Pemain
Penyelenggara turnamen tenis Grand Slam Wimbledon 2020 akan membagikan hadiah uang turnamen ini kepada 620 pemain/Foto/BBC
LONDON - Penyelenggara turnamen tenis Grand Slam Wimbledon 2020 akan membagikan hadiah uang turnamen ini kepada 620 pemain yang ambil bagian. Turnamen tahun ini dibatalkan akibat pandemi Covid-19.

Wimbledon awalnya dijadwalkan 29 Juni-12 Juli 2020. Namun, situasi pandemi yang belum sepenuhnya reda di Inggris, membuat event tenis bergengsi ini dibatalkan untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia Kedua. Pandemi Covid-19 di Inggris telah menewaskan lebih dari 44.000 orang sejauh ini.(Baca juga: Tenis Hidup Lagi, WTA Tambah Agenda Turnamen hingga Akhir 2020).

"Sekarang kami berada dalam posisi untuk mengalokasikan hadiah uang kepada 620 pemain yang peringkat dunianya memungkinkan mereka masuk ke turnamen The Championships 2020 (Wimbledon) baik yang langsung ke babak utama atau kualifikasi," demikian pernyataan All England Lawn Tennis Club (AELTC), Jumat (10/7/2020).

"Dari total 10 juta pound (Rp182,6 miliar) yang disepakati, AELTC akan mendistribusikan hadiah uang sebagai pengganti The Championships 2020 sehubungan dengan keadaan tahun ini dan dalam semangat distribusi hadiah uang AELTC dalam beberapa tahun terakhir." (Baca juga: China Batalkan Kegiatan Olahraga Internasional hingga Akhir Tahun?).



AELTC mengatakan, sebanyak 224 pemain tunggal akan menerima masing-masing 12.500 pounds (Rp218 juta) untuk mereka yang tampil di babak kualifikasi, sedangkan 256 pemain tang turun di babak utama akan menerima masing-masing 25.000 pounds (Rp455 juta).

Pemain ganda akan menerima masing-masing 6.250 pounds (Rp113 juta) sementara pemain kursi roda dan quad kursi roda masing-masing ditetapkan mendapatkan 6.000 pounds (Rp109 juta) dan 5.000 pound (Rp91 juta). (Baca juga: Chiara Ingin Bahagiakan Orang Tua dengan Gelar Juara Dunia).

“Kami senang bahwa kebijakan asuransi kami telah memungkinkan kami mengenali dampak pembatalan pada para pemain dan bahwa kami sekarang berada dalam posisi untuk menawarkan pembayaran ini sebagai hadiah atas kerja keras yang telah mereka investasikan,” ujar kepala eksekutif AELTC Richard Lewis.



AELTC juga mengumumkan bahwa penyisihan tunggal putra dari turnamen 2021 akan didasarkan pada "semata-mata hanya pada peringkat" sementara tidak ada perubahan pada undian tunggal putri.
(sha)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top