alexametrics

Hamilton Akan Tebus Kesalahan di Sirkuit Red Bull Ring

loading...
Hamilton Akan Tebus Kesalahan di Sirkuit Red Bull Ring
Foto/dok
A+ A-
SPIELBERG - Seri kedua Formula One (F1) 2020 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, besok tidak sekadar perburuan 25 poin bagi Lewis Hamilton. Lebih dari itu, balapan ini akan menjadi kesempatan bagi pembalap untuk menebus kesalahannya pada seri perdana dan mempersembahkan kemenangan untuk Tim Mercedes AMG Petronas.

Pada seri perdana di GP Austria, Hamilton sebenarnya tampil tidak terlalu buruk di awal-awal balapan. Bahkan, dia berkesempatan meraih podium kedua di bawah rekannya, Valtteri Bottas, yang mendominasi lomba. Namun, juara dunia bertahan ini mengalami insiden senggolan mobil dengan pembalap Red Bull Racing, Alexander Albon, yang akhirnya gagal menyelesaikan balapan.

Kejadian itu membuatnya mendapatkan hukuman penalti lima detik dan memaksanya harus puas finis di posisi empat. Hasil tersebut tak urung membuat Hamilton merasa sangat kecewa. Pembalap berusia 35 tahun itu merasa tidak bersalah atas senggolannya ke mobil Albon. Menurutnya, itu merupakan murni balapan yang sulit diprediksi di atas lintasan. (Baca: Bos Mercedez Buka Peluang Penuhi Tuntutan Gaji Hamilton)

Meski begitu, Hamilton dinilai menjalani balapan tidak terlalu fokus pada tahun ini. Sebab, dia terlihat lebih mengampanyekan antirasis kulit hitam di F1. Itu yang membuatnya gagal mendapatkan hasil bagus di seri perdana. Akan tetapi, pembalap yang dijuluki Billion Dollar Man ini membantahnya dan mengaku tetap fokus mengincar gelar juara dunia ketujuhnya dan menyamai rekor milik legendaris F1 Michael Schumacher.



"Kalian sudah melihat bahwa balapan saya cukup kuat. Saya memang perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik selama akhir pekan, tetapi saya tidak akan mengatakan terganggu dengan cara apa pun. Saya terus fokus seperti sebelumnya. Tetap fokus pada pertarungan dan berusaha untuk memenangi kejuaraan ini tetapi juga berjuang untuk persamaan hak," ucap Hamilton dilansir Crash.

Selain Hamilton, ada beberapa pembalap lain yang juga ingin menembus kegagalannya pada seri pertama, di antaranya Sebastian Vettel (Scuderia Ferrari), dan Max Verstappen (Red Bull Racing). Keduanya mendapatkan hasil cukup mengecewakan. Bahkan, Verstappen harus gigit jari gagal menyelesaikan balapan setelah mobilnya mengalami kerusakan pada lap 11. (Baca juga: Lewis Hamilton Tercepat di FP 1 GP Austria)



"Saya tidak sabar untuk membalap lagi di trek yang sama pekan ini. Ini akan menjadi kesempatan untuk memahami mobil dengan lebih baik. Apa yang tidak sempurna pekan lalu, bisa ditingkatkan pada pekan ini,” ucap Verstappen.

Sementara bagi Vettel, harapannya untuk bangkit memang terbilang kecil. Bahkan, bisa bersaing di deretan atas, akan terasa sulit. Sebab, ada yang beranggapan bahwa timnya sudah tidak terlalu serius memberikan mobil yang kuat pada F1 tahun ini. Hal ini dikaitkan dengan perpisahannya bersama Ferrari pada akhir musim ini.

Namun, Vettel tetap yakin hasil balapan pertama cuma finis di posisi 10, bisa menjadi bahan untuknya meningkatkan performa pada seri kedua nanti. Apalagi tim asal Italia itu sudah menyiapkan paket mobil terbaru yang seharusnya digunakan pada seri ketiga di GP Hongaria, 19 Juli mendatang. Namun, tim menegaskan untuk membawa elemen sebanyak mungkin ke Styrian GP, akhir pekan ini. (Lihat videonya: Kapal Tak Bisa Sandar, Sapi Dilempar ke Laut)

"Ini akan menjadi indikasi yang baik bagi kami untuk melihat apakah itu adalah arah yang tepat bagi kami atau tidak," kata Vettel. "Saya pikir ini adalah kesempatan besar bagi kita untuk melakukan perlombaan di tempat yang sama persis. Jadi, saya berharap kita akan mendapatkan beberapa jawaban," ungkapnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak