Hamilton Akan Tebus Kesalahan di Sirkuit Red Bull Ring
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:34 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
SPIELBERG - Seri kedua Formula One (F1) 2020 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, besok tidak sekadar perburuan 25 poin bagi Lewis Hamilton. Lebih dari itu, balapan ini akan menjadi kesempatan bagi pembalap untuk menebus kesalahannya pada seri perdana dan mempersembahkan kemenangan untuk Tim Mercedes AMG Petronas.
Pada seri perdana di GP Austria, Hamilton sebenarnya tampil tidak terlalu buruk di awal-awal balapan. Bahkan, dia berkesempatan meraih podium kedua di bawah rekannya, Valtteri Bottas, yang mendominasi lomba. Namun, juara dunia bertahan ini mengalami insiden senggolan mobil dengan pembalap Red Bull Racing, Alexander Albon, yang akhirnya gagal menyelesaikan balapan.
Kejadian itu membuatnya mendapatkan hukuman penalti lima detik dan memaksanya harus puas finis di posisi empat. Hasil tersebut tak urung membuat Hamilton merasa sangat kecewa. Pembalap berusia 35 tahun itu merasa tidak bersalah atas senggolannya ke mobil Albon. Menurutnya, itu merupakan murni balapan yang sulit diprediksi di atas lintasan. (Baca: Bos Mercedez Buka Peluang Penuhi Tuntutan Gaji Hamilton)
Meski begitu, Hamilton dinilai menjalani balapan tidak terlalu fokus pada tahun ini. Sebab, dia terlihat lebih mengampanyekan antirasis kulit hitam di F1. Itu yang membuatnya gagal mendapatkan hasil bagus di seri perdana. Akan tetapi, pembalap yang dijuluki Billion Dollar Man ini membantahnya dan mengaku tetap fokus mengincar gelar juara dunia ketujuhnya dan menyamai rekor milik legendaris F1 Michael Schumacher.
"Kalian sudah melihat bahwa balapan saya cukup kuat. Saya memang perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik selama akhir pekan, tetapi saya tidak akan mengatakan terganggu dengan cara apa pun. Saya terus fokus seperti sebelumnya. Tetap fokus pada pertarungan dan berusaha untuk memenangi kejuaraan ini tetapi juga berjuang untuk persamaan hak," ucap Hamilton dilansir Crash.
Pada seri perdana di GP Austria, Hamilton sebenarnya tampil tidak terlalu buruk di awal-awal balapan. Bahkan, dia berkesempatan meraih podium kedua di bawah rekannya, Valtteri Bottas, yang mendominasi lomba. Namun, juara dunia bertahan ini mengalami insiden senggolan mobil dengan pembalap Red Bull Racing, Alexander Albon, yang akhirnya gagal menyelesaikan balapan.
Kejadian itu membuatnya mendapatkan hukuman penalti lima detik dan memaksanya harus puas finis di posisi empat. Hasil tersebut tak urung membuat Hamilton merasa sangat kecewa. Pembalap berusia 35 tahun itu merasa tidak bersalah atas senggolannya ke mobil Albon. Menurutnya, itu merupakan murni balapan yang sulit diprediksi di atas lintasan. (Baca: Bos Mercedez Buka Peluang Penuhi Tuntutan Gaji Hamilton)
Meski begitu, Hamilton dinilai menjalani balapan tidak terlalu fokus pada tahun ini. Sebab, dia terlihat lebih mengampanyekan antirasis kulit hitam di F1. Itu yang membuatnya gagal mendapatkan hasil bagus di seri perdana. Akan tetapi, pembalap yang dijuluki Billion Dollar Man ini membantahnya dan mengaku tetap fokus mengincar gelar juara dunia ketujuhnya dan menyamai rekor milik legendaris F1 Michael Schumacher.
"Kalian sudah melihat bahwa balapan saya cukup kuat. Saya memang perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik selama akhir pekan, tetapi saya tidak akan mengatakan terganggu dengan cara apa pun. Saya terus fokus seperti sebelumnya. Tetap fokus pada pertarungan dan berusaha untuk memenangi kejuaraan ini tetapi juga berjuang untuk persamaan hak," ucap Hamilton dilansir Crash.
Lihat Juga :