Akhirnya, Iwan Budianto Mundur dari Waketum PSSI!
Minggu, 15 Januari 2023 - 15:40 WIB
loading...
Seorang suporter membawa poster berisi kecaman untuk Wakil Ketua Umum PSSI sekaligus Direktur Utama PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia, Iwan Budianto untuk bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
A
A
A
MALANG - Wakil ketua umum (Waketum) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Iwan Budianto mundur dari jabatan. Meski mundur dari jajaran kepengurusan sepak bola nasional, pria yang sering dipanggil IB masih berkecimpung dalam urusan sepak bola yakni mengasuh klub Arema FC.
Dalam siaran pers Arema FC yang diterima SINDOnews, Minggu (15/1/2023) siang, IB secara tegas mengatakan tidak bersedia mencalonkan maupun dicalonkan dalam Kongres Pemilihan Ketum, Waketum, dan Exco PSSI 2023-2027. Dia juga mengaku keputusan ini diambil sebagai buntut Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang, Oktober 2022 lalu.
“Siapapun yang terpilih menjadi ketua umum, wakil ketua umum, dan Exco PSSI 2023- 2027 bisa menjalankan amanah yang telah diberikan oleh pemilik suara,” kata IB dalam siaran pers Arema.
Selanjutnya, IB mengaku ingin fokus mengurus keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, salah satunya mengawal program klub Singo Edan menyalurkan Rp35 juta untuk masing-masing korban meninggal dunia ke pihak keluarga.
IB Didesak Mundur!
![Akhirnya, Iwan Budianto Mundur dari Waketum PSSI!]()
Desakan untuk IB mundur dari jajaran kepengurusan PSSI sudah disuarakan sejak jauh-jauh hari. Puncaknya, hari ini suporter Arema FC, Aremania, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Arema FC menuntut pertanggungjawaban manajemen terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang. Salah satu tuntutan mereka adalah IB mundur dari PSSI.
Dalam siaran pers Arema FC yang diterima SINDOnews, Minggu (15/1/2023) siang, IB secara tegas mengatakan tidak bersedia mencalonkan maupun dicalonkan dalam Kongres Pemilihan Ketum, Waketum, dan Exco PSSI 2023-2027. Dia juga mengaku keputusan ini diambil sebagai buntut Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang, Oktober 2022 lalu.
“Siapapun yang terpilih menjadi ketua umum, wakil ketua umum, dan Exco PSSI 2023- 2027 bisa menjalankan amanah yang telah diberikan oleh pemilik suara,” kata IB dalam siaran pers Arema.
Selanjutnya, IB mengaku ingin fokus mengurus keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, salah satunya mengawal program klub Singo Edan menyalurkan Rp35 juta untuk masing-masing korban meninggal dunia ke pihak keluarga.
IB Didesak Mundur!

Desakan untuk IB mundur dari jajaran kepengurusan PSSI sudah disuarakan sejak jauh-jauh hari. Puncaknya, hari ini suporter Arema FC, Aremania, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Arema FC menuntut pertanggungjawaban manajemen terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang. Salah satu tuntutan mereka adalah IB mundur dari PSSI.
Lihat Juga :