Jangan Harap Madrid Menang Adu Tos-tosan
Rabu, 13 Mei 2015 - 15:19 WIB
Jangan Harap Madrid Menang Adu Tos-tosan
A
A
A
MADRID - Meski harus menelan kekalahan 1-2 dari Juventus kala melakoni leg pertama babak semifinal Liga Champions Eropa, namun El Real dianggap memiliki peluang besar untuk bisa menembus babak final dan mematahkan kutukan Liga Champions Eropa. Namun sayangnya, hal tersebut dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah.
Selain harus mencegah laga berakhir dengan skor kacamata, Real Madrid juga harus memastikan agar Juventus tidak memaksa mereka menggelar drama adu penalti. Karena ternyata, Madrid memiliki catatan buruk saat harus melakoni drama adu penalti di kompetisi Eropa.
Dari tiga drama adu penalti yang mereka lakoni di pentas Eropa, El Real Hanya berhasil memastikan satu kali hasil memuaskan. Sedangkan sisanya harus mereka akhiri dengan kegagalan.
Juventus justru memiliki catatan yang lebih meyakinkan saat harus melewati babak tos-tosan. Dari enam kesempatan, Juventus berhasil memetik tiga kali kemenangan. Meski juga harus menelan tiga kali kegagalan, namun catatan tersebut setidaknya lebih baik ketimbang yang dimiliki el Real.
Untuk itu, el Real diharuskan untuk mencegah laga berakhir dengan skor 2-1. Karena bila itu terjadi, maka satu-satunya cara untuk mengakhiri laga adalah dengan melakoni drama adu penalti.
Catatan adu penalti Real Madrid di kompetisi Eropa:
> 5-6 v FK Crvena zvezda, 1974/75 (perempat final European Cup Winners)
> 3-1 v Juventus, 1986/87 (putaran kedua European Cup)
> 1-3 v FC Bayern München, 2011/12 (semifinal Liga Champions Eropa)
Catatan adu penalti Juventus di kompetisi Eropa:
> 2-3 v AC Milan, 2002/03 (final Liga Champions Eropa)
> 4-2 v AFC Ajax, 1995/96 (final Liga Champions Eropa)
> 1-3 v Real Madrid CF, 1986/87 (putaran kedua European Cup)
> 4-2 v Argentinos Juniors, 1985 (European/South American Cup final)
> 1-4 v Widzew Łódź, 1980/81 (putaran kedua UEFA Cup)
> 3-0 v Ajax, 1977/78 (perempat final European Cup)
Selain harus mencegah laga berakhir dengan skor kacamata, Real Madrid juga harus memastikan agar Juventus tidak memaksa mereka menggelar drama adu penalti. Karena ternyata, Madrid memiliki catatan buruk saat harus melakoni drama adu penalti di kompetisi Eropa.
Dari tiga drama adu penalti yang mereka lakoni di pentas Eropa, El Real Hanya berhasil memastikan satu kali hasil memuaskan. Sedangkan sisanya harus mereka akhiri dengan kegagalan.
Juventus justru memiliki catatan yang lebih meyakinkan saat harus melewati babak tos-tosan. Dari enam kesempatan, Juventus berhasil memetik tiga kali kemenangan. Meski juga harus menelan tiga kali kegagalan, namun catatan tersebut setidaknya lebih baik ketimbang yang dimiliki el Real.
Untuk itu, el Real diharuskan untuk mencegah laga berakhir dengan skor 2-1. Karena bila itu terjadi, maka satu-satunya cara untuk mengakhiri laga adalah dengan melakoni drama adu penalti.
Catatan adu penalti Real Madrid di kompetisi Eropa:
> 5-6 v FK Crvena zvezda, 1974/75 (perempat final European Cup Winners)
> 3-1 v Juventus, 1986/87 (putaran kedua European Cup)
> 1-3 v FC Bayern München, 2011/12 (semifinal Liga Champions Eropa)
Catatan adu penalti Juventus di kompetisi Eropa:
> 2-3 v AC Milan, 2002/03 (final Liga Champions Eropa)
> 4-2 v AFC Ajax, 1995/96 (final Liga Champions Eropa)
> 1-3 v Real Madrid CF, 1986/87 (putaran kedua European Cup)
> 4-2 v Argentinos Juniors, 1985 (European/South American Cup final)
> 1-4 v Widzew Łódź, 1980/81 (putaran kedua UEFA Cup)
> 3-0 v Ajax, 1977/78 (perempat final European Cup)
(rus)