Suksesi Kekuasaan

Minggu, 17 Mei 2015 - 10:40 WIB
Suksesi Kekuasaan
Suksesi Kekuasaan
A A A
MADRID - Duel Atletico Madrid dengan Barcelona di Vicente Calderon berpeluang menjadi simbol sempurna untuk suksesi kekuasaan, yakni pemberian takhta dari juara lama ke raja baru Negeri Matador.

El Azulgrana akan mengamankan trofi jika mampu menaklukkan tuan rumah tengah malam nanti. Tambahan tiga angka itu membuat pasukan Luis Enrique tidak mungkin dikejar Real Madrid, terlepas nasib Cristiano Ronaldo dkk yang melawan Espanyol pada waktu bersamaan.

Keberhasilan Barcelona menunaikan misi bakal terasa ideal mengingat melakukannya di rumah sang juara bertahan. Kebetulan, prosesi sama berlangsung tepat satu tahun lalu. Pada 17 Mei 2014, Atletico bermain 1-1 di Camp Nou demi menjaga keunggulan atas Barcelona, pemegang status raja Spanyol ketika itu, demi mengamankan mahkota Negeri Matador.

Namun, Barcelona sadar, menumbangkan Atletico di markasnya bukan tugas mudah. Hanya ada dua tim yang bisa membawa pulang tiga poin dari Vicente Calderon sepanjang musim ini, meski salah satu di antaranya adalah Barcelona (Copa del Rey). Gaya permainan keras Atletico juga pasti menyulitkan El Azulgrana mengembangkan permainan.

Absennya Luis Suarez akibat cedera hamstring turut mempersulit perjuangan Barcelona. Kombinasi Suarez bersama Lionel Messi dan Neymar telah menghasilkan 114 gol. Kini, Messi dan Neymar mesti berusaha menembus gawang Los Colchoneros yang dijaga Jan Oblak. “Saya tidak takut menghadapi mereka. Dibantu rekan-rekan, terutama di lini pertahanan, kami siap meredam serangan Barcelona. Saya bertekad menghentikan mereka,” tandas Oblak, dilansir Marca.

Prospek batalnya penganugerahan mahkota pun tetap terbuka. Walau begitu, Barcelona tidak terlalu mengkhawatirkan keadaan tersebut. Sebab, mereka dapat mengincar tiga angka pada pertandingan pamungkas pekan depan. Barcelona bertemu tim yang tengah berkutat di zona degradasi, Deportivo La Coruna, di Camp Nou. Di atas kertas, laga ini lebih mudah untuk dimenangkan.

“Posisi kami sangat nyaman. Tapi, kami belum meraih apa-apa. Kami mesti tetap menginjak bumi. Saya ingin menjuarai Primera Liga dan tidak peduli memastikannya di mana. Semoga kami mampu melakukannya di Vicente Calderon,” kata bek Barcelona Gerard Pique.

Harley ikhsan
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
10 menit yang lalu
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
19 menit yang lalu
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
4 jam yang lalu
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
5 jam yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
5 jam yang lalu
Marc Marquez Dominan...
Marc Marquez Dominan di Sprint Race MotoGP Hungaria, Veda Ega Start dari Baris Ketiga Moto3
5 jam yang lalu
Infografis
Para Guru Besar Desak...
Para Guru Besar Desak DPR Usut Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan Eksekutif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved