Gawat, Pemain Sriwijaya FC Divonis Stres Berat

Jum'at, 22 Mei 2015 - 07:07 WIB
Gawat, Pemain Sriwijaya...
Gawat, Pemain Sriwijaya FC Divonis Stres Berat
A A A
PALEMBANG - Fakta medis dari dokter tim Victor Andrianto membuktikan 50 persen pemain Sriwijaya FC mengalami stres berat. Laskar Wong Kito stres setelah kisruh sepak bola nasional tidak berhenti. ''50 persen pemain SFC mengalami stres berat karena tidak dapat tidur nyenyak dan beban pikiran. Wajar saja karena persoalan sepak bola menyangkut nasib kehidupan mereka,''kata Victor.

Victor menjabarkan, beban pikiran berat pemain berhubungan erat dengan nafsu pemain untuk beraktifitas. Bahkan, para pemain mengeluhkan tidak bisa tidur karena beban pikiran yang dialami mereka tersebut. ''Tidak mau tidur, tidak bisa makan mereka sangat stres. Secara fisik memang tidak terlihat, tetapi secara psikologis mereka mengalami gangguan,''ujarnya.

Dilanjutkannya, ia selalu memberikan konseling kepada semua pemain agar tidak mengalami mental secara psikologis. Victor melakukan konseling dengan para pemain menggunakan beragam cara baik melalui sambungan telepon atau via BlackBerry Messenger (BBM).

''Ada tiga sampai empat pemain sengaja datang ke tempat praktik untuk konseling secara langsung. Walapun seperti itu saya selalu usahakan tetap memberikan konseling melalui telepon atau BBM,''ungkapnya.

Victor memberikan harapan agar pemain tetap optimistis kisruh sepak bola nasional berlanjut ke arah positif dikemudian hari. Tentunya semua persoalan akan selesai dan nasib pemain juga terselamatkan. ''Saya selalu memberikan mereka semangat akan ada hikmah dari semua ini. Karena dorongan-dorongan seperti itu baik untuk psikologis para pemain,''ungkapnya.

Terlebih lagi langkah manajemen Laskar Wong Kito memberikan instruksi pemain untuk kembali pulang kampung dinilai Victor cukup tepat. Pemain bisa menenangkan diri kumpul bersama orang-orang yang dicintainya. ''Walaupun demikian saya tetap memantau perkembangan psikologis para pemain. Hal itu sudah menjadi tugas saya,”pungkasnya.

Kondisi tersebut ternyata benar terjadi, rata-rata para pemain hingga jajaran pelatih tidak ingin lagi membahas persoalan kompetisi. Terlebih lagi batalnya turnamen pramusim, membuat pemain enggan dihubungi media untuk dimintai keterangannya. Berkali-kali telepon pribadi para pemain hingga jajaran pelatih tidak bisa terhubung.
(aww)
Berita Terkait
Tanpa Ampun, Sriwijaya...
Tanpa Ampun, Sriwijaya FC Gilas Persigrata 9-0
Sriwijaya Fc Inginkan...
Sriwijaya Fc Inginkan Kompetisi Liga Tetap Lanjut pada 2 Oktober
Piala Presiden 2024,...
Piala Presiden 2024, Warisan Jokowi Selamatkan Sepak Bola Nasional
Dukung Penghentian Liga...
Dukung Penghentian Liga 2, Manajer Sriwijaya FC: Itu Keputusan Bersama
Pelatih Wajib Punya...
Pelatih Wajib Punya Lisensi AFC Pro, Arema Pastikan Joko Susilo Tetap Jadi Juru Taktik
Asisten Pelatih Arema...
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia
Berita Terkini
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
24 menit yang lalu
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
1 jam yang lalu
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
2 jam yang lalu
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
4 jam yang lalu
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
5 jam yang lalu
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved