Soal Sanksi FIFA, Jokowi Tetap Dukung Pembekuan PSSI

Sabtu, 30 Mei 2015 - 19:56 WIB
Soal Sanksi FIFA, Jokowi...
Soal Sanksi FIFA, Jokowi Tetap Dukung Pembekuan PSSI
A A A
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi tetap pada pendiriannya mendukung penuh keputusan Kemenpora membekukan status PSSI. Meski hal itu menimbulkan sanksi dari FIFA, Jokowi tetap tidak mau mengubah keputusannya.

"Ini perlu saya sampaikan, coba dilihat dulu selama 10 tahun prestasi kita tuh apa? Ini saya punya catatan. Dari 2002, 2006 dan 2010 kita tidak lolos kualifikasi Piala Dunia. Asia saja tidak lolos. Kemudian AFC 2004 sampai babak I, tahun 2007 juga babak I. Tahun 2011 tidak lolos kualifikasi di tingkat Asia," ucapnya, Sabtu (30/5/2015).

"Lalu dilihat dari peringkat di FIFA sejak 2012 saya punya semuanya. Pada 2012 kita di angka 156 dari semua negara. Lalu 2013 peringkat 161. Kemudian 2014 peringkat 159, 2015 juga sama. Kita ini ingin ikut event internasional apa prestasi? kalau hanya ingin event internasional tapi selalu kalah, kebanggan kita ada dimana?" lanjutnya.

Jokowi berharap keputusan ini bisa membenahi keboborkan yang ada pada pengelolaan sepak bola Indonesia. Dengan begitu ia yakin Indonesia bisa meraih prestasi di level internasional.

"Kita ikut terus event internasional, tapi kalah terus, kalah lagi, kalah lagi. Yang ingin kita lakukan adalah pembenahan total. Pembenahan total daripada kita punya prestasi seperti itu terus sepanjang masa," tegasnya.

"Pembenahan total artinya reformasi total. Pembenahan organisasi, pembenahan sistem, pembenahan manajemen. Karena di tingkat pemain saya lihat bagus. Prestasi individunya juga bagus. Tapi di level ini harus ada pembenahan. Kalau terjadi pembekuan memang harus ada sebab ini yang diperlukan sebagai langkah pembenahan. Soal tenggat waktu tanyakan ke Kemenpora, jangan ke Presiden," ucapnya lebih lanjut.

Akibat pembekuan PSSI, status Indonesia dicabut dari keanggotaan FIFA. Hukuman tersebut akan terus berlaku sampai masalah antara PSSI dan Kemenpora bisa terselesaikan.
(bep)
Berita Terkait
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Revolusi PSSI, GSR Kembali...
Revolusi PSSI, GSR Kembali Gelar Aksi Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
3 jam yang lalu
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
3 jam yang lalu
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
6 jam yang lalu
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
7 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved