Trofi Keempat

Sabtu, 06 Juni 2015 - 10:01 WIB
Trofi Keempat
Trofi Keempat
A A A
BERLIN - Ada kebanggaan yang ditorehkan Andres Iniesta bila membawa Barcelona mengalahkan Juventus. Dia akan menjadi pemain kelima yang mengangkat empat trofi kompetisi antarklub kasta tertinggi Eropa itu.

Sebelum final musim ini, Iniesta ikut menjuarai Liga Champions bersama Barcelona pada 2005/2006, 2008/2009, dan 2010/2011. Jumlah itu setara dengan Iker Casillas, Samuel Eto’o, Fernando Hierro, Fernando Morientes, Carles Puyol, Raul Gonzalez, Roberto Carlos, Victor Valdes. Para bintang dunia itu hanya kalah satu trofi dari Clarence Seedorf.

Sejarah Liga (Piala) Champions mencatat Seedorf menjadi juara bersama Ajax Amsterdam pada 1994/1995, Real Madrid (1997/1998), dan AC Milan (2002/2003, 2006/2007). Pemain lain yang mampu mengumpulkan empat gelar adalah Marquitos (Madrid 1955/1956, 1956/1957, 1958/1959, 1959/1960), Phil Neal (Liverpool 1976/1977, 1977/1978, 1980/1981, 1983/1984), Hector Rial (Madrid 1955/1956, 1956/1957, 1957/1958, 1958/1959).

“Kami ingin memenangkan trofi untuk Xavi (Hernandez). Saya tidak menganggap kami sebagai favorit. Justru, saya melihat Juventus memiliki pemain-pemain yang sangat bagus. Mereka mengincar treble winners, sama seperti kami. Namun, jika kami bermain seperti yang biasa kami mainkan, kami bisa menang,” ujar Iniesta, dilansir sport.es.

Meski akan menghasilkan empat trofi, Iniesta, Seedorf, Marquitos, Neal, atau Rial bukan kolektor terbanyak. Catatan menunjukkan, Francisco Gento berada di baris pertama dengan enam gelar bersama Madrid pada 1955/1956, 1956/1957, 1957/1958, 1958/1959, 1959/1960, dan 1964/1965. Di bawah Gento ada Alfredo di Stefano (Madrid 1955/1956, 1956/1957, 1957/1958, 1958/1959, 1959/1960), Paolo Maldini (Milan 1988/1989, 1989/1990, 1993/1994, 2002/2003, 2006/2007), serta Jose Maria Zarraga (Madrid 1955/1956, 1956/1957, 1957/1958, 1958/1959, 1959/1960).

“Kami tidak menganggap pertandingan ini mudah. Juventus memiliki Andrea Pirlo. Jujur, saya salah satu penggemarnya. Bagi saya, dia akan selalu menjadi pesepak bola terbaik di Italia. Dia selalu menjadi referensi bagi yang lainnya. Pengaruhnya sangat besar,” kata Xavi, dikutip La Gazzetta dello Sport.

Sejak Barcelona menjuarai Liga Champions 2005/2006 di bawah kendali Frank Rijkaard, Iniesta bukan satu-satunya pemain yang akan hadir di final 2014/2015. Xavi dan Lionel Messi sebenarnya juga sudah masuk tim utama Barcelona saat mengalahkan Arsenal di Saint-Denis itu. Hanya, Messi dan Xavi tidak ikut bermain. Xavi duduk di bench dan Messi di tribune. Sementara Iniesta baru masuk pada babak kedua menggantikan Edmilson.

“Mimpi semua pesepak bola profesional yang bermain di Eropa adalah menjuarai Liga Champions. Pertandingan nanti tidak akan mudah. Pasalnya, tekanan di final selalu besar. Yang harus kami lakukan adalah bersantai di lapangan, tidak terburu-buru, dan fokus ke permainan. Jika kami mampu melakukan yang terbaik, kami akan juara,” ungkap Neymar kepada Globo Esporte.

Yang menarik lainnya dari final Liga Champions musim ini adalah penunjukan Cuneyt Cakir sebagai wasit. Peng adil dari Turki itu di kenal mudah mengeluarkan kar tu merah.

Andri ananto
(ftr)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
52 menit yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
2 jam yang lalu
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
2 jam yang lalu
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
6 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
7 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
18 jam yang lalu
Infografis
Harga Trofi Ballon dOr...
Harga Trofi Ballon d'Or 2023 yang Diraih Lionel Messi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved