BOPI Tak Sangka Sepak Bola Terhenti

Sabtu, 06 Juni 2015 - 17:04 WIB
BOPI Tak Sangka Sepak...
BOPI Tak Sangka Sepak Bola Terhenti
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Muhammad Noor Aman tak pernah menyangka hasil rekomendasi verifikasi terhadap Persebaya Surabaya dan Arema Cronus berdampak pada jatuhnya sanksi dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Pernyataan itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam acara diskusi Polemik SindoTrijaya Network dengan tema 'Bola Tak Lagi Bundar.'

"BOPI melakukan verifikasi berdasarkan fakta, data, hingga risiko yang didapat dari verifikasi ini. Tapi kami tidak pernah menyangka gagalnya kedua klub ikut kompetisi di musim ini berdampak pada bergulirnya sanksi FIFA. Padahal kami tidak pernah mengharapkan sebelumnya. Andai kata bukan dua klub itu ceritanya akan beda," jelas Noor Aman, Sabtu (6/6/2015).

Kendati demikian, pria paruh baya yang doyan mengenakan kacamata itu tetap percaya bahwasanya bola itu tetap bundar. Sehingga ia meminta agar semua pihak bisa menahan diri untuk tidak menambah kisruh permasalahan dan jangan terpengaruh dengan polemik sepak bola nasional.

"Saya tidak percaya kalau bola tidak lagi bundar. Karena bola tetap bergulir dan yang berhenti itu kompetisi. Dengan sanksi FIFA sekalipun bola tetap bergulir dan jang terpengaruh dengan polemik. Ego pribadi maupun kelompok harus ditanggalkan dan ayo kita bereskan masalah ini," sambungnya.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua Komisi X DPR Ridwan Hisyam mengaku yakin jika wakil rakyat masih memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah persepakbolaan Indonesia. Yang jelas, tambahnya, DPR terutama Komisi X akan memihak pada kepentingan rakyat banyak dan tidak mungkin berpihak pada PSSI atau Menpora sekalipun.

"Anggota DPR akan waras untuk menyelesaikan masalah ini dari sistem UU keolahragaan nasional. Karena salah satu fungsi DPR adalah mengawasi UU oleh pemerintah. Apakah dia KMP atau KIH semua akan melihat itu. Setelah itu mereka akan melihat dampak daripada kebijakan, yakni apakah masalah itu merugikan masyarakat banyak atau tidak. Secara otomatis kita sebagai wakil rakyat akan memihak pada kepentingan rakyat banyak dan tidak mungkin berpihak pada PSSI atau Menpora. Karena suara rakyat yang harus menjadi suara DPR yang harus didengar," sahut Ridwan.

Ridwan menolak ketika disinggung mengenai anggapan bahwa DPR terkesan lamban dalam menyelesaikan konflik di tubuh sepak bola Indonesia. Dia menjelaskan semua anggota Komisi X sudah bekerja sejak Januari lalu. Namun mereka tidak bisa menggelar hak interpelasi, sebab belum ada dampak yang terjadi. Tapi ketika FIFA menjatuhkan sanksi kepada PSSI, Komisi X sudah bisa bergerak untuk menyelesaikan masalah ini.

"Pada waktu sebelum di sanski FIFA, DPR tidak bisa menggelar hak interpelasi. Orang belum ada dampaknya. Tapi sekarang kan ada dampaknya, yakni surat FIFA turun akibat SK 1307 Menpora tentang pembekuan tersebut. Ini berdampak pada ratusan ribu orang yang bergantung pada olahraga sepak bola," tutup Ridwan.
(bbk)
Berita Terkait
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
Kanal Bola Apresiasi...
Kanal Bola Apresiasi Kemenpora dan PSSI Sosialisasikan Inpres Percepatan Pembangunan Sepak Bola
Covid-19 buat PSSI Jalan...
Covid-19 buat PSSI Jalan di Tempat, Sponsor Berhenti, dan Tidak Ada Pemasukan
APBN Mendukung Sepakbola...
APBN Mendukung Sepakbola Nasional, Ada Rp127,10 Miliar Mengalir ke PSSI
PSSI-Kemenpora Siapkan...
PSSI-Kemenpora Siapkan Database Raksasa Statistik Pemain Muda
Berita Terkini
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
36 menit yang lalu
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
1 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
2 jam yang lalu
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
3 jam yang lalu
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
4 jam yang lalu
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved