Covid-19 buat PSSI Jalan di Tempat, Sponsor Berhenti, dan Tidak Ada Pemasukan
Minggu, 15 November 2020 - 10:03 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto pada sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora dan Menpora yang sudah membantu PSSI untuk menggelar pelatihan pelatih dengan gratis / Foto: Kemenpora
A
A
A
BALI - Peningkatan kualitas pelatih sepak bola menjadi perhatian penting Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali untuk sepak bola Indonesia. Menurutnya, pelatih memiliki peran besar untuk melahirkan pemain-pemain sepak bola yang berkualitas.
Hal itu disampaikan oleh Menpora saat menutup acara Pelatihan Pelatih Lisensi C AFC Diploma yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama PSSI, Sabtu (14/11) malam di Kuta, Bali. (Baca juga: Keramaian Pernikahan Diizinkan, Sepak Bola Tidak, Akun Persipura: Jangan Gitulah Bos, Tidak Elok...)
Pelatihan pelatih lisensi C AFC yang sepenuhnya dibiayai Kemenpora ini diikuti sebanyak 26 Pelatih, berlangsung sejak tanggal 1 November 2020 di Bali. Pelatihan ini diinstrukturi oleh Yeyen Tumena bersama Mundari Karya dengan menggunakan praktek langsung di lapangan Gelora Samudra, Kuta dan pelaksanaan teori di Hotel Mercure Harvestland, Kuta.
Menpora mengatakan, pelatih merupakan bagian penting dalam peningkatan prestasi sepakbola di Indonesia. "Sekarang tidak ada lagi yang melalui proses instan, semua harus dilakukan secara berjenjang dan terprogram dengan baik, salah satunya adalah pelatih sepak bola di Indonesia," katanya.
Menpora cukup senang beberapa pemain yang masih aktif bermain di liga mengikuti pelatihan pelatih lisensi C AFC yang diadakan Kemenpora bersama PSSI ini. Dia berharap pelatihan ini bisa menjadi modal penting bagi pemain untuk terus melanjutkan kariernya sebagai pelatih yang berkualitas. (Baca juga: Anies Tinjau JIS, Ferry Paulus: Lihat Stadionnya Merinding )
Hal itu disampaikan oleh Menpora saat menutup acara Pelatihan Pelatih Lisensi C AFC Diploma yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama PSSI, Sabtu (14/11) malam di Kuta, Bali. (Baca juga: Keramaian Pernikahan Diizinkan, Sepak Bola Tidak, Akun Persipura: Jangan Gitulah Bos, Tidak Elok...)
Pelatihan pelatih lisensi C AFC yang sepenuhnya dibiayai Kemenpora ini diikuti sebanyak 26 Pelatih, berlangsung sejak tanggal 1 November 2020 di Bali. Pelatihan ini diinstrukturi oleh Yeyen Tumena bersama Mundari Karya dengan menggunakan praktek langsung di lapangan Gelora Samudra, Kuta dan pelaksanaan teori di Hotel Mercure Harvestland, Kuta.
Menpora mengatakan, pelatih merupakan bagian penting dalam peningkatan prestasi sepakbola di Indonesia. "Sekarang tidak ada lagi yang melalui proses instan, semua harus dilakukan secara berjenjang dan terprogram dengan baik, salah satunya adalah pelatih sepak bola di Indonesia," katanya.
Menpora cukup senang beberapa pemain yang masih aktif bermain di liga mengikuti pelatihan pelatih lisensi C AFC yang diadakan Kemenpora bersama PSSI ini. Dia berharap pelatihan ini bisa menjadi modal penting bagi pemain untuk terus melanjutkan kariernya sebagai pelatih yang berkualitas. (Baca juga: Anies Tinjau JIS, Ferry Paulus: Lihat Stadionnya Merinding )
Lihat Juga :