Pelatih Kecewa Lihat Pertarungan Geale

Minggu, 07 Juni 2015 - 12:55 WIB
Pelatih Kecewa Lihat...
Pelatih Kecewa Lihat Pertarungan Geale
A A A
NEW YORK - Pelatih Daniel Geale, Graham Shaw merasa kecewa dengan penampilan anak didiknya yang kurang maksimal selama berduel dengan Miguel Cotto di Barclays Center, Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Alhasil, petinju berusia 34 tahun itu terpaksa meninggalkan pertarungan di ronde keempat usai kalah TKO.

Cotto benar-benar menjadi lawan yang menakutkan buat Geale. Pukulan jab hingga uppercut berhasil membuat lawannya tak berdaya. Hook kiri petinju berkepala plontos itu bahkan berhasil buat petinju berpaspor Australia itu terkapar dan mencium kanvas untuk kedua kalinya.

Sebelum akhirnya Geale menyerah sambil menggelengkan kepala kearah wasit Harvey Dock saat ia ditanya apakah ingin melanjutkan pertarungan. Geale jelas tidak, dan Dock membatalkan pertarungan tepat 1 menit, 28 detik pertarungan di ronde keempat berlangsung. (Baca juga: Cotto Robohkan Geale di Ronde Keempat)

"Saya sangat kecewa karena Geale pergi terlalu cepat dari pertarungan dan saya jelas sangat kecewa. Saya pikir berat badannya memiliki efek mengapa ia tidak tampil maksimal," kata Shaw seperti dikutip ESPN, Minggu (7/6/2015).

Berbeda dengan Shaw yang melontarkan kritikan pedas terhadap Geale, Freddie Roach justru bangga dengan penampilan Cotto di pertarungan ini. Karena, kata dia, gaya bertarungnya jauh berbeda saat anak asuhnya menjalani latihan sepuluh hari lalu. "Kau (Cotto) memberikan sesuatu atau kado terbaik yang belum pernah saya rasakan sebelumnya," kata Roach.

Di tempat terpisah, Cotto mengaku baru merasakan dampak positif dari bisikan Roach selama ini. Ia pun tak menyangka dapat tampil maksimal di pertarungan ini. "Berada jauh dari tempat pelatihan di Los Angeles selama sepuluh hari terakhir dan datang ke sini untuk memenangkan pertarungan adalah sensasi besar. Freddie Roach telah membuat saya lebih baik dalam segala hal. Setelah ronde pertama yang saya tahu bahwa saya perlu untuk tampil lebih agresif. Saya mencoba untuk melakukan yang terbaik. Saya berusaha sangat keras. Saya dalam bentuk terbaik dalam hidup saya, seperti pada 2004 lalu," tutup Cotto, yang langsung mengincar Saul "Canelo" Alvarez di pertarungan berikutnya.
(bep)
Berita Terkait
John Ryder Cuma Mau...
John Ryder Cuma Mau Duel Lawan Gennady Golovkin Sebelum Gantung Sarung Tinju
Ambil Risiko Hadapi...
Ambil Risiko Hadapi Matteo Signani, Tyler Denny Bertekad Bisa Jajal Janibek Alimkhanuly
Biodata Demetrius Andrade,...
Biodata Demetrius Andrade, Petinju Tak Terkalahkan yang Disebut Kurang Bertenaga
10 Pertarungan Tinju...
10 Pertarungan Tinju yang Melegitimasi Tinju Kelas Menengah Super
Tinju Kelas Menengah...
Tinju Kelas Menengah Super: Terbaik dari Yang Terbaik
Demetrius Andrade Tatap...
Demetrius Andrade Tatap Adu Jotos yang Gila dengan David Benavidez
Berita Terkini
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
3 jam yang lalu
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
8 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
10 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
12 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
13 jam yang lalu
Infografis
Menakar Peluang Timur...
Menakar Peluang Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved