Soal Piala Kemerdekaan, Pelatih Persija Serahkan Manajemen

Selasa, 09 Juni 2015 - 14:21 WIB
Soal Piala Kemerdekaan,...
Soal Piala Kemerdekaan, Pelatih Persija Serahkan Manajemen
A A A
JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan mengungkapkan saat ini yang dibutuhkan pemain dan pelatih klub sepak bola nasional adalah kompetisi yang sifatnya berkesinambungan alih-alih pemerintah mengimingi sejumlah uang kepada klub. Pelatih yang akrab disapa coach RD berharap pemainnya bisa segera merumput di lapangan hijau.

Coach RD saat ini tengah berada di tanah kelahirannya di Lampung, tengah mengikuti acara keluarga, setelah klub yang diasuhnya, Persija Jakarta berhenti berkompetisi sama halnya seperti klub sepak bola lain di Indonesia. Perseturuan antara Kementrian Pemuda dan Olah raga (Kemenpora) dan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara tak langsung menyandera sepak bola dari para pelakunya.

Di tengah kisruh tersebut, pemerintah bermaksud menggelar sebuah turnamen bernama Piala Kemerdekaan dan Piala Presiden, namun belum satu pun klub mendaftar karena turnamen tersebut digelar tanpa melibatkan federasi sepak bola. Menpora Imam Nahrawi kemudian mengatakan, klub yang bersedia mendaftar akan mendapat uang pembinaan sebesar Rp 100 juta dengan total hadiah Rp 10 miliar .

Coach RD melihat hal tersebut dari sisi pelaku olah raga. Menurutnya saat ini yang dibutuhkan pemain dan pelatih adalah pertandingan. Pelatih 48 tahun sebetulnya enggan mengomentari manuver pemerintah untuk "merayu" klub karena menurutnya hal semacam itu merupakan wewenang manajemen.

"Itu (iming-iming uang Rp 100 juta) adalah wewenang manajemen, tapi kalau yang pelatih butuhkan sekarang adalah pertandingan. Pemain juga sangat butuh pertandingan, kita ikut manajemen," kata RD saat dihubungi Sindonews, Selasa (9/6/2015).

Pemain saat ini begitu kehilangan pertandingan, kata RD, sepak bola harusnya dilihat secara luas alih-alih sebatas kompetisi atau turnamen, juga menang atau kalah. "Kalau selama ini ada orang yang bilan 'ngapain main di luar negeri kalau selalu kalah?' saya pikir itu pandangan keliru. Tolak ukur prestasi olah raga setiap negara berbeda-beda. Coba kita lihat, sepak bola mengajarkan kerja sama, tolong menolong dan yang terpenting adalah prinsip sportivitas. Itu yang pemain dan pelatih rindukan saat ini," katanya.

Saat ini kondisi sepak bola nasional masih abu-abu. Pemerintah membekukan federasi kemudian mengambil kendali atas sepak bola dengan membuat turnamen. Sementara itu federasi menggugat surat pembekuan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Pemerintah dalam hal ini Kemenpora tidak bisa menjalankan turnamen karena gugatan tersebut, di saat yang sama PSSI tidak dapat menggulirkan kompetisi karena SK Pembekuan. (Baca juga : Laskar Wong Kito Nilai Piala Kemerdekaan Sama Dengan Tarkam)
(bbk)
Berita Terkait
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
Menyoal Bergulirnya...
Menyoal Bergulirnya Liga 1, Sesmenpora: PSSI yang Menentukan
PSSI-Kemenpora Siapkan...
PSSI-Kemenpora Siapkan Database Raksasa Statistik Pemain Muda
Menpora Tinjau Langsung...
Menpora Tinjau Langsung Latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya
PSSI dan Kemenpora Satu...
PSSI dan Kemenpora Satu Suara: Kompetisi Harus Segera Bergulir
Didukung Penuh PSSI...
Didukung Penuh PSSI dan Kemenpora, Futsal Optimistis Makin Berprestasi
Berita Terkini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
4 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta7 Gol ke Gawang Timor Leste
4 jam yang lalu
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
5 jam yang lalu
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
10 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
10 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
12 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved