La Nyalla Sambut Keinginan Menpora yang Mau Duduk Bareng
Kamis, 11 Juni 2015 - 18:09 WIB
La Nyalla Sambut Keinginan Menpora yang Mau Duduk Bareng
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti menyambut baik keinginan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi yang ingin duduk bersama guna membicarakan kisruh sepak bola nasional. Rencana pertemuan kedua pihak yang bertikai itu merupakan salah satu kesimpulan dari rapat kerja yang digelar Komsisi X DPRI dengan Menpora, Rabu (10/6/2015).
“Saya, atas nama PSSI menyambut baik hasil Raker Komisi X DPR dengan Kemenpora. PSSI prinsipnya siap bertemu dengan Kemenpora untuk kepentingan sepak bola Indonesia,” ungkap La Nyalla dalam rilis yang diterima Sindonews, Kamis (11/6/2015). (Baca juga : Menpora dan PSSI Duduk Bareng Bahas Sepak Bola)
Pertemuan pihak Menpora dengan PSSI yang oleh Komisi X DPR RI diminta dilakukan sebelum 23 Juni 2015 itu diharapkan dapat mencapai kesepatan bersama sehingga suspension FIFA atas sepakbola Indonesia dapat dicabut.
Seperti diketahui sanksi FIFA pada Indonesia dijatuhkan sejak 30 Mei 2015 lalu, dan dipastikan akan dicabut apabila Kemenpora mencabut SK Pembekuan terhadap PSSI. Dalam suratnya, FIFA menjelaskan dengan lugas bahwa suspension atas sepak bola Indonesia akan dicabut apabila empat hal yang menjadi perhatian FIFA terhadap sepak bola Indonesia telah dipenuhi.
Keempat hal yang menjadi perhatian FIFA itu adalah; Pertama, Komite Eksekutif PSSI terpilih dapat menjalankan kepengurusannya secara independen tanpa intervensi dari pihak ketiga manapun, termasuk Kemenpora dan BOPI. Kedua, tanggung jawab terhadap Tim Nasional Indonesia diserahkan kepada PSSI. Ketiga, Tanggung jawab terhadap Kompetisi Nasional diserahkan kepada PSSI dan Operator Liga yang ditunjuk, dan keempat, Klub yang sudah lolos verifikasi PSSI dan sesuai dengan regulasi PSSI Club Licensing dapat mengikuti Kompetisi yang diadakan PSSI.
“Saya, atas nama PSSI menyambut baik hasil Raker Komisi X DPR dengan Kemenpora. PSSI prinsipnya siap bertemu dengan Kemenpora untuk kepentingan sepak bola Indonesia,” ungkap La Nyalla dalam rilis yang diterima Sindonews, Kamis (11/6/2015). (Baca juga : Menpora dan PSSI Duduk Bareng Bahas Sepak Bola)
Pertemuan pihak Menpora dengan PSSI yang oleh Komisi X DPR RI diminta dilakukan sebelum 23 Juni 2015 itu diharapkan dapat mencapai kesepatan bersama sehingga suspension FIFA atas sepakbola Indonesia dapat dicabut.
Seperti diketahui sanksi FIFA pada Indonesia dijatuhkan sejak 30 Mei 2015 lalu, dan dipastikan akan dicabut apabila Kemenpora mencabut SK Pembekuan terhadap PSSI. Dalam suratnya, FIFA menjelaskan dengan lugas bahwa suspension atas sepak bola Indonesia akan dicabut apabila empat hal yang menjadi perhatian FIFA terhadap sepak bola Indonesia telah dipenuhi.
Keempat hal yang menjadi perhatian FIFA itu adalah; Pertama, Komite Eksekutif PSSI terpilih dapat menjalankan kepengurusannya secara independen tanpa intervensi dari pihak ketiga manapun, termasuk Kemenpora dan BOPI. Kedua, tanggung jawab terhadap Tim Nasional Indonesia diserahkan kepada PSSI. Ketiga, Tanggung jawab terhadap Kompetisi Nasional diserahkan kepada PSSI dan Operator Liga yang ditunjuk, dan keempat, Klub yang sudah lolos verifikasi PSSI dan sesuai dengan regulasi PSSI Club Licensing dapat mengikuti Kompetisi yang diadakan PSSI.
(bbk)