Roma Terancam Batal (Lagi) ke Indonesia
Selasa, 23 Juni 2015 - 22:01 WIB
Roma Terancam Batal (Lagi) ke Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Para pecinta AS Roma di Indonesia terancam tak bisa melihat tim kesayangannya berlaga di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Status PSSI yang masih dibekukan oleh Kemenpora RI menjadi alasan dari kemungkinan batalnya kunjungan skuat I Giallorossi.
Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim mengatakan bahwa kunjungan Roma untuk menggelar laga uji coba di Indonesia sulit diwujudkan. Sebab selain dibekukan kemenpora, PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia yang mengatur semua kegiatan termasuk perangkat pertandingan juga sedang menerima sanksi dari FIFA.
"Kalau dalam situasi normal, AS Roma harus bersurat dulu atau FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) yang bersurat ke PSSI. Tapi saat ini PSSI dalam posisi cut off," ucapnya, Selasa (23/6/2015).
"Jadi AS Roma tidak bisa bermain. Kalau bermain Indonesia akan kena pasal 14, AS Roma juga akan ikut kena," tambahnya.
Rencananya Roma akan datang ke Indonesia pada 25 Juli 2015. Hal itu diketahui dari pengumuman resmi Nine Sport selaku promotor yang mengundang Roma untuk menyapa para Romanisti di Indonesia.
"Biasanya untuk klub luar yang ingin bertanding di Indonesia, harus ke konfederasinya masing-masing. Awalnya ke federasi lebih dulu, setelah itu dilanjutkan ke UEFA. Setelah mendapat persetujuan, UEFA kirim surat ke tuan rumah dan PSSI kemudian melaporkannya ke FIFA," jelasnya.
Pada November 2013 lalu Roma sebenarnya juga memiliki jadwal mengunjungi Indonesia. Namun mereka membatalkan agenda tersebut karena beberapa pemain cedera dan yang lainnya harus membela negaranya masing-masing di turnamen internasional.
Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim mengatakan bahwa kunjungan Roma untuk menggelar laga uji coba di Indonesia sulit diwujudkan. Sebab selain dibekukan kemenpora, PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia yang mengatur semua kegiatan termasuk perangkat pertandingan juga sedang menerima sanksi dari FIFA.
"Kalau dalam situasi normal, AS Roma harus bersurat dulu atau FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) yang bersurat ke PSSI. Tapi saat ini PSSI dalam posisi cut off," ucapnya, Selasa (23/6/2015).
"Jadi AS Roma tidak bisa bermain. Kalau bermain Indonesia akan kena pasal 14, AS Roma juga akan ikut kena," tambahnya.
Rencananya Roma akan datang ke Indonesia pada 25 Juli 2015. Hal itu diketahui dari pengumuman resmi Nine Sport selaku promotor yang mengundang Roma untuk menyapa para Romanisti di Indonesia.
"Biasanya untuk klub luar yang ingin bertanding di Indonesia, harus ke konfederasinya masing-masing. Awalnya ke federasi lebih dulu, setelah itu dilanjutkan ke UEFA. Setelah mendapat persetujuan, UEFA kirim surat ke tuan rumah dan PSSI kemudian melaporkannya ke FIFA," jelasnya.
Pada November 2013 lalu Roma sebenarnya juga memiliki jadwal mengunjungi Indonesia. Namun mereka membatalkan agenda tersebut karena beberapa pemain cedera dan yang lainnya harus membela negaranya masing-masing di turnamen internasional.
(bep)