Jadi Bumerang, UEFA Lemahkan Aturan Finansial Klub

Selasa, 30 Juni 2015 - 15:50 WIB
Jadi Bumerang, UEFA...
Jadi Bumerang, UEFA Lemahkan Aturan Finansial Klub
A A A
PRAHA - Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dipaksa melakukan pelemahan terhadap aturan mereka sendiri yakni Financial Fair Play (FFP), lantaran banyak klub kesulitan memenuhi aturan tersebut dan mendapat sanksi mulai dari pelarangan pendaftaran pemain baru, denda hingga larangan berkompetisi di tingkat Eropa. Akibatnya UEFA melakukan revisi terkait aturan keuangan klub dengan tujuan menarik investor serta memastikan stabilitas keuangan klub.

Aturan yang pertama kali digagas oleh Presiden UEFA, Michael Platini dengan ambisi menjadikan semua keuangan klub di Eropa menjadi sehat mengklaim komersial dalam sepak bola semakin tidak terarah. Karena itu Platini mencoba membuat seperangkat aturan untuk mereformasi sepak bola Eropa. Hasilnya aturan FFP muncul yang mengharuskan pembelian dan penggajian pemain harus bersumber dari pemasukan klub dan tak bisa meminjam dari usaha lain atau dari bank.

(Baca Juga: UEFA selidiki 76 klub terkait aturan finansial)

Tujuannya adalah mencegah terjadinya pengeluaran yang membuat keuangan klub merugi. Mulai 2014 sampai 2017, total kerugian yang ditolerir mencapai 26,3 juta pounds. UEFA akan mengatasi ketat setiap klub dalam tiga tahun ini, karena setelah itu diharapkan setiap klub belajar menyeimbangkan neracanya. Namun nyatanya kritik terhadap FFP bermunculan dalam dua musim kompetisi terakhir. Banyak pengamat menyatakan melarang klub untuk belanja besar, berarti mempertahankan status quo.

Tahun lalu, dua klub besar yaitu Manchester City dan Paris Saint-Germain didenda karena melanggar aturan ini, yang dilberakukan bertahap, agar klub bisa menyesuaikan diri. The Citizens -julukan City- harus menerima denda sebesar 49 juta pounds hingga pembatasan belanja pemain dan pengurangan jumlah skuat mereka di Liga Champions. Namun lantaran banyaknya protes, Komite Eksekutif UEFA melakukan pertemuan di Praha untuk membahas perlunya perubahan dan revisi.

"Akan ada regulasi baru yang bertujuan melakukan perluasan dan penguatan keuangan klub. Tujuan aturan finansial klub tetap sama. Kami terus berkembang dalam kurun waktu empat tahun belakangan dengan lebih banyak penghematan dan kami juga ingin menawarkan peluang perkembangan yang lebih lanjut," jelas Platini.
(akr)
Berita Terkait
UEFA Nations League...
UEFA Nations League Jajaki Rencana Pakai Fase Gugur Model Baru
UEFA Percepat Keputusan...
UEFA Percepat Keputusan Hapus Aturan Gol Tandang
Hari Ini, UEFA Bahas...
Hari Ini, UEFA Bahas Rencana Jadwal Liga di Eropa
Hormati Pemain Muslim,...
Hormati Pemain Muslim, UEFA Haramkan Minuman Beralkohol Ada di Ruang Jumpa Pers
Penggemar Sepak Bola...
Penggemar Sepak Bola Bakal Dijadikan UEFA Kelinci Percobaan di Piala Super Eropa
Saksikan Aksi Dari Timnas...
Saksikan Aksi Dari Timnas Terkuat Di Eropa Siap Beradu Di EUFA European Qualifiers LIVE dan Ekslusif Hanya Di RCTI!
Berita Terkini
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
3 jam yang lalu
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
5 jam yang lalu
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
6 jam yang lalu
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
7 jam yang lalu
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
7 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved