UEFA Percepat Keputusan Hapus Aturan Gol Tandang

loading...
UEFA Percepat Keputusan Hapus Aturan Gol Tandang
Federasi Sepak bola Eropa (UEFA) ingin menghapus aturan gol tandang yang berlaku di Liga Champions dan Liga Eropa. Alasannya karena pada masa pandemi ini, tak ada perbedaan antara laga kandang dan tandang / Foto: ABC News
NYON - Federasi Sepak bola Eropa ( UEFA ) ingin menghapus aturan gol tandang yang berlaku di Liga Champions dan Liga Eropa. Alasannya karena pada masa pandemi ini, tak ada perbedaan antara laga kandang dan tandang.

Berdasarkan laporan dari Football Italia, Kamis (15/4/2021), gagasan menghapus aturan gol tandang sebenarnya sudah lama menjadi pertimbangan. Mereka tinggal mengambil pemungutan suara yang dilakukan oleh komite eksekutif UEFA .

BACA JUGA: Tembus Semifinal, Guardiola Siap Ukir Sejarah Bersama Man City

Gagasan ini muncul, karena aturan agresifitas gol tandang tak terllau signifikan di tengah pandemi. Tanpa ada penonton, nyaris tidak ada perbedaan antara bermain di kandang atau tandang.

Selain itu, ada beberapa kasus di mana tim tidak bisa bermain di kandang sendiri di tengah pandemi. Seperti yang terjadi pada sejumlah laga Liga Champions musim ini, sehingga harus mengungsi ke negara lain.



BACA JUGA: Antar Man City ke Semifinal Liga Champions, Guardiola Siap Ukir Sejarah

Akan tetapi, tampaknya gagasan ini tidak akan mendapat lampu hijau. Masih menurut laporan yang sama, jika gol tandang tidak bisa benar-benar dihapuskan sepenuhnya, maka setidaknya UEFA mau gol tandang ditiadakan ketika pertandingan harus mencapai babak tambahan waktu.

Jadi, ketika dua tim imbang setelah bermain di dua leg, maka gol tandang tak berlaku ketika memasuki babak tambahan. Seperti yang terjadi di laga Juventus vs FC Porto di babak 16 besar Liga Champions 2020-2021, di mana Dragoes -julukan Porto- lolos karena unggul gol tandang yang diciptakan mereka di babak tambahan meski skor pada saat itu hasil agregatnya 4-4.

Pada musim ini, sudah ada beberapa contoh agresifitas gol tandang menjadi penentu melajunya sebuah tim di Liga Champions. Seperti ketika Paris Saint-Germain menyingkirkan Bayern Munchen.

PSG berhasil merebut kemenangan 3-2 pada pertandingan leg pertama. Namun, Bayern berhasil menjadi pemenang pada leg kedua, dengan skor 1-0. Dengan skor agregat 3-3, PSG melaju karena keunggulan gol tandang.



Jika saja aturan baru digunakan, Les Parisien tak bisa dinyatakan menang gol tandang. Kedua tim sudah imbang sejak akhir 90 menit, dan harus memainkan babak tambahan waktu.
(mirz)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top