PSSI Tak Perlu Takut Gelar Kompetisi

Jum'at, 31 Juli 2015 - 16:44 WIB
PSSI Tak Perlu Takut...
PSSI Tak Perlu Takut Gelar Kompetisi
A A A
JAKARTA - Anggota Komite Etik PSSI, Haryo Yuniarto mengatakan PSSI sudah bisa menjalankan roda organisasinya secara menyeluruh termasuk persiapan kompetisinya. Apalagi federasi sepak bola tertinggi di Indonesia ini menang dua kali dalam gugatan kepada Menpora Imam Nahrawi di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

PSSI menggugat SK Menpora, Imam Nahrawi karena telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pembekuan terhadap PSSI yang bernomor 01307 tanggal 17 April 2015 lalu. Imbas dari SK ini seluruh aktivitas sepak bola nasional terhenti dan bagaikan kehidupan yang mati suri.

Haryo menilai saat ini posisi PSSI telah dilindungi dan dikuatkan dengan dua putusan di PTUN tersebut yang berupa putusan sela dan putusan pokok perkara.

"Bahwa adanya upaya banding Menpora terhadap putusan pokok perkara namun tidak membatalkan putusan yang memenangkan PSSI sekaligus tidak mencabut atau membatalkan putusan sela," kata Haryo, Jumat (31/7/2015)

Pria yang juga pengacara ini menambahkan keadaan yang demikian membuat PSSI menjadi organisasi yang berdaulat penuh atas pengelolaan sepak bola nasional. "Hal ini juga sesuai dengan UU SKN No.3 th.2005 yang melindungi keberadaan induk organisasi cabang olahraga untuk mengelola dan membina satu cabang olahraga yang tidak bisa digantikan keberadaan, tugas, fungsi, kewenangan dan tanggung jawabnya oleh lembaga lain termasuk oleh pemerintah," jelas Haryo.

Seperti diketahui, hingga saat ini Menpora masih saja bergeming dan tak mau mencabut SK Pembekuan tersebut. Meski PSSI sudah menang di keputusan sela maupun perkara di PTUN. Bahkan produk dari SK tersebut yakni tim Transisi masih saja bekerja. "Seharusnya setelah putusan sela dulu itu Menpora sudah cabut SK Pembekuan dan tim Transisi berhenti total. Ini yang kami sesalkan, kok Menpora tidak mau tunduk dengan keputusan berlandaskan hukum," kata Aristo Pengaribuan, Direktur Hukum PSSI.

"Selain itu, tindakan Menpora jelas-jelas merupakan contempt of court, dia tidak peduli akan proses hukum," tambah Aristo.
(bep)
Berita Terkait
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
Kanal Bola Apresiasi...
Kanal Bola Apresiasi Kemenpora dan PSSI Sosialisasikan Inpres Percepatan Pembangunan Sepak Bola
Covid-19 buat PSSI Jalan...
Covid-19 buat PSSI Jalan di Tempat, Sponsor Berhenti, dan Tidak Ada Pemasukan
APBN Mendukung Sepakbola...
APBN Mendukung Sepakbola Nasional, Ada Rp127,10 Miliar Mengalir ke PSSI
PSSI-Kemenpora Siapkan...
PSSI-Kemenpora Siapkan Database Raksasa Statistik Pemain Muda
Berita Terkini
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
46 menit yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
2 jam yang lalu
Timnas Putri Indonesia...
Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026 usai Sikat Laos 5-0
10 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
17 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
17 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
17 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved