Jadwal Kick Off Mundur, Piala Kemerdekaan Tetap Disambut Positif

Sabtu, 01 Agustus 2015 - 03:03 WIB
Jadwal Kick Off Mundur,...
Jadwal Kick Off Mundur, Piala Kemerdekaan Tetap Disambut Positif
A A A
TUBAN - Keputusan Tim Transisi memundurkan jadwal kick off Piala Kemerdekaan ditanggapi positif oleh beberapa klub. Mereka jadi lebih yakin turnamen ini bakal terselenggara dengan sukses karena persiapannya dilakukan secara matang.

"Syukurlah jadwal sudah dikirimkan ke klub-klub. Paling tidak sudah ada kepastian walau harus masih ditunggu lagi perkembangannya. Kami tidak mau ada penundaan lagi yang berimplikasi pada pengeluaran klub," ujar Fahmy Fikroni, Manager Persatu Tuban.

Piala Kemerdekaan dijadwalkan mulai pada 15 Agustus 2015. Jika sampai ditunda lagi, semua tim merasa dirugikan khususnya dalam hal keuangan.

"Tentunya semua tim merasakan hal yang sama. Setelah kompetisi Divisi Utama gagal digelar tahun 2015, tim selama ini tidak punya pemasukan pasti. Jelas akan memberatkan kalau terus tertunda karena persiapan butuh dana yang tidak sedikit," ucap Fahmy.

Kontestan lainnya yaitu Persepam Madura Utama juga lega setelah menerima jadwal Piala Kemerdekaan. Manajemen Persepam ingin jadwal tersebut benar-benar pasti sehingga tidak bingung lagi mengatur keuangan serta program tim. Bagi Persepam, penundaan jadwal ada sisi positif dan negatifnya.

Positifnya, tim memiliki lebih banyak waktu mempersiapkan diri setelah sempat berganti pelatih. Negatifnya, aspek finansial sulit dikalkulasi jika event terus mengalami kemunduran.

"Semoga jadwal ini sudah pasti dan tidak ada perubahan," kata Nadi Mulyadi, Asisten Manager Persepam.

"Dengan adanya kepastian, maka klub lebih mudah menentukan program latihan serta kalkulasi dana yang dibutuhkan. Persepam pada intinya siap kapan saja Piala Kemerdekaan digelar, asalkan ada kepastian kick-offnya," sambung Mulyadi.

Persepam maupun Persatu sama-sama tergabung di Grup D yang dipusatkan di Stadion Wilis, Madiun, Jawa Timur. Stadion Wilis ditunjuk sebagai pengganti Gelora Bangkalan, karena Madiun dianggap lebih representatif dari aspek akomodasi, terutama ketersediaan hotel atau penginapan.
(bep)
Berita Terkait
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
Menyoal Bergulirnya...
Menyoal Bergulirnya Liga 1, Sesmenpora: PSSI yang Menentukan
PSSI-Kemenpora Siapkan...
PSSI-Kemenpora Siapkan Database Raksasa Statistik Pemain Muda
Menpora Tinjau Langsung...
Menpora Tinjau Langsung Latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya
PSSI dan Kemenpora Satu...
PSSI dan Kemenpora Satu Suara: Kompetisi Harus Segera Bergulir
Didukung Penuh PSSI...
Didukung Penuh PSSI dan Kemenpora, Futsal Optimistis Makin Berprestasi
Berita Terkini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
19 menit yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta7 Gol ke Gawang Timor Leste
24 menit yang lalu
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
1 jam yang lalu
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
6 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
6 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
8 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved