PSSI Ingin Gelar Kompetisi, Kapolri: Ada Syaratanya
Jum'at, 07 Agustus 2015 - 16:51 WIB
PSSI Ingin Gelar Kompetisi, Kapolri: Ada Syaratanya
A
A
A
JAKARTA - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana kembali menggelar Indonesia Super League (ISL) pada akhir Oktober mendatang setelah adanya putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Mengomentari hal ini, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan, untuk mendapatkan izin keramaian dari kepolisian dalam menjalankan kompetisi, maka PSSI perlu memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
"Tentu kan kompetisi harus ada rekomendasi, harus ada persyaratan, kalau persyaratannya tidak cukup tidak bisa. Sepanjang persyaratannya dipenuhi, bisa," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2015).
Dia menambahkan, salah satu syarat rekomendasi yang diperlukan ialah dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) agar mereka bisa mendapatkan izin keramaian. "Ya nanti kan ada rekomendasi dari Menpora (Imam Nahrawi) juga dari BOPI kalau enggak salah," terangnya.
Sementara itu, saat ditanya apakah bulan Oktober ISL bisa terselenggara. Jenderal bintang empat ini enggan berandai-andai. Menurutnya, meski PSSI sudah dinyatakan memenangkan gugatan di PTUN, namun proses persidangan masih belum selesai karena pihak Menpora masih berencana untuk mengajukan banding.
"Nanti kita enggak tahu, jangan berandai-andai kita juga enggak tahu ke depan. Karena itu (Menpora) juga masih banding," pungkasnya.
"Tentu kan kompetisi harus ada rekomendasi, harus ada persyaratan, kalau persyaratannya tidak cukup tidak bisa. Sepanjang persyaratannya dipenuhi, bisa," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2015).
Dia menambahkan, salah satu syarat rekomendasi yang diperlukan ialah dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) agar mereka bisa mendapatkan izin keramaian. "Ya nanti kan ada rekomendasi dari Menpora (Imam Nahrawi) juga dari BOPI kalau enggak salah," terangnya.
Sementara itu, saat ditanya apakah bulan Oktober ISL bisa terselenggara. Jenderal bintang empat ini enggan berandai-andai. Menurutnya, meski PSSI sudah dinyatakan memenangkan gugatan di PTUN, namun proses persidangan masih belum selesai karena pihak Menpora masih berencana untuk mengajukan banding.
"Nanti kita enggak tahu, jangan berandai-andai kita juga enggak tahu ke depan. Karena itu (Menpora) juga masih banding," pungkasnya.
(rus)