Dilecut Pemain Prancis, Ahsan/Hendra Petik Pelajaran Berharga
Rabu, 12 Agustus 2015 - 15:39 WIB
Dilecut Pemain Prancis, Ahsan/Hendra Petik Pelajaran Berharga
A
A
A
JAKARTA - Ganda terbaik Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil melenggang ke babak ketiga Total BWF World Championship 2015 usai mengalahkan wakil Prancis, Baptste Cereme/Ronan Labar 19-21, 21-17, 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2015). Bermain selama 55 menit, unggulan ketiga turnamen itu memetik pelajaran berharga di laga pertamanya.
Langsung turun di babak kedua, Ahsan/Hendra sempat dibuat kesulitan di gim pertama hingga takluk 19-21. Di babak selanjutnya, andalan Indonesia itu mulai bangkit dan akhirnya bisa merebut dua gim tersisa untuk mengunci tiket babak selanjutnya.
Seusai pertandingan, Ahsan/Hendra mengaku kaget dengan permainan wakil Eropa tersebut. "Sedikit kaget dengan permainan mereka karena sangat bagus. Di gim pertama kami masih belum siap, tapi di gim selanjutnya sudah siap. Selain itu, ini juga pertandingan awal, jadi masih kurang enak mainnya," ucap Ahsan.
Juara dunia 2013 itu pun mengaku memetik pelajaran berharga dari pasangan Bapteste/Ronan. Menurutnya, persiapan lebih matang dalam memulai pertandingan jadi poin utama di ajang kali ini.
"Dengan hasil tadi, untuk besok kami mesti udah siap dari awal. Kami nggak mau kayak tadi, kami kalah dan lawan sampai menang di gim pertama, spekulasi juga jadi banyak. Untuk besok, kami mesti menang dari awal," timpal Ahsan.
Hendra menambahkan, permaianan wakil Prancis tadi menyadarkan dirinya tak lagi bisa memandang lawan, khususnya yang tidak punya tradisi bulu tangkis, sebelah mata. "Saya juga baru tahu bulu tangkis Prancis juga maju. Sebenarnya bukan Prancis aja, tapi semua negara juga udah maju jadi dari awal sudah siap," ujar Hendra.
Selanjutnya, Ahsan/Hendra tinggal menunggu pemenang pertandingan Kenta Kazuno/Kazushi Yamada (Jepang) versus Adrian Lui/Derrick Ng (Kanada). Melihat status unggulan, pasangan Jepang berpeluang jadi lawan Indonesia selanjutnya.
Ahsan pun menanggapi prediksi pertemuannya di Kejuaraan Dunia kali ini dengan serius. Menurutnya, pemain dari Negeri Matahari Terbit sudah berkembang di bidang olah raga tepok bulu. "Saat ini kekuatan bulu tangkis sudah kuat semua, salah satunya Jepang. Jadi mesti udah siap dari awal pertandingan aja," pungkasnya.
Langsung turun di babak kedua, Ahsan/Hendra sempat dibuat kesulitan di gim pertama hingga takluk 19-21. Di babak selanjutnya, andalan Indonesia itu mulai bangkit dan akhirnya bisa merebut dua gim tersisa untuk mengunci tiket babak selanjutnya.
Seusai pertandingan, Ahsan/Hendra mengaku kaget dengan permainan wakil Eropa tersebut. "Sedikit kaget dengan permainan mereka karena sangat bagus. Di gim pertama kami masih belum siap, tapi di gim selanjutnya sudah siap. Selain itu, ini juga pertandingan awal, jadi masih kurang enak mainnya," ucap Ahsan.
Juara dunia 2013 itu pun mengaku memetik pelajaran berharga dari pasangan Bapteste/Ronan. Menurutnya, persiapan lebih matang dalam memulai pertandingan jadi poin utama di ajang kali ini.
"Dengan hasil tadi, untuk besok kami mesti udah siap dari awal. Kami nggak mau kayak tadi, kami kalah dan lawan sampai menang di gim pertama, spekulasi juga jadi banyak. Untuk besok, kami mesti menang dari awal," timpal Ahsan.
Hendra menambahkan, permaianan wakil Prancis tadi menyadarkan dirinya tak lagi bisa memandang lawan, khususnya yang tidak punya tradisi bulu tangkis, sebelah mata. "Saya juga baru tahu bulu tangkis Prancis juga maju. Sebenarnya bukan Prancis aja, tapi semua negara juga udah maju jadi dari awal sudah siap," ujar Hendra.
Selanjutnya, Ahsan/Hendra tinggal menunggu pemenang pertandingan Kenta Kazuno/Kazushi Yamada (Jepang) versus Adrian Lui/Derrick Ng (Kanada). Melihat status unggulan, pasangan Jepang berpeluang jadi lawan Indonesia selanjutnya.
Ahsan pun menanggapi prediksi pertemuannya di Kejuaraan Dunia kali ini dengan serius. Menurutnya, pemain dari Negeri Matahari Terbit sudah berkembang di bidang olah raga tepok bulu. "Saat ini kekuatan bulu tangkis sudah kuat semua, salah satunya Jepang. Jadi mesti udah siap dari awal pertandingan aja," pungkasnya.
(bbk)