Tontowi/Liliyana Gagal Wujudkan Impian di Perempat Final
Kamis, 13 Agustus 2015 - 14:42 WIB
Tontowi/Liliyana Gagal Wujudkan Impian di Perempat Final
A
A
A
JAKARTA - Pasangan ganda campuran Tontowi Yahya/Liliyana Natsir gagal mewujudkan laga perempat final Total BWF World Championship 2015 yang indah. Pasalnya, lawan yang sebenarnya diharapkan yakni pasangan Indonesia lainnya, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja kalah dari pasangan Korsel.
Sementara itu Tontowi/Liliyana lolos ke perempat final setelah pada laga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2015) tampil digdaya. Pasangan terbaik Indonesia itu lolos dari hadangan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 21-8, 21-13.
Usai laga, Tontowi mengakui kemenangan yang diperolehnya bersama Liliyana itu termotivasi dari kemenangan yang diperoleh Praveen Jordan/Deby Susanto yang mengalahkan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, unggulan kelima turnamen asal Denmark.
"Kalau saya sendiri itu jadi motivasi. Lihat teman menang ya cukup senang. Masak kami kalah. Mudah-mudahan bisa ketemu di semi final," beber pria yang akrab disapa Owi itu.
Bicara soal perempat final, Liliyana juga mulai berharap ada skenario indah tercipta di babak selanjutnya. Pemain yang akrab di sapa Butet berharap bertemu dengan rekan sepelatnas, Edi/Gloria.
"Kalau kita berharap Edi/Gloria bisa menang, biar Indonesia pasti masuk semifinal. Tetapi lawan mereka dari Korea, cukup kuat karena sebelumnya menang di Taiwan GP Gold," ucap Butet.
Ternyata harapan Owi/Butet kandas setelah Edi/Gloria harus mengakui ketangguhan pasangan, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Pasangan Korsel yang menempati unggulan kedelapan itu menang dua gim langsung 21-15,21-18.
"Tapi siapapun lawannya, kami sudah siap. Kalaupun nanti lawannya rekan sendiri, kami juga tidak boleh lengah sebab selama ini sudah latihan bareng jadi sudah saling tahu permainan. Tapi mudah-mudahan Edi/Gloria yang lolos," pungkasnya Butet.
Sementara itu Tontowi/Liliyana lolos ke perempat final setelah pada laga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2015) tampil digdaya. Pasangan terbaik Indonesia itu lolos dari hadangan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 21-8, 21-13.
Usai laga, Tontowi mengakui kemenangan yang diperolehnya bersama Liliyana itu termotivasi dari kemenangan yang diperoleh Praveen Jordan/Deby Susanto yang mengalahkan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, unggulan kelima turnamen asal Denmark.
"Kalau saya sendiri itu jadi motivasi. Lihat teman menang ya cukup senang. Masak kami kalah. Mudah-mudahan bisa ketemu di semi final," beber pria yang akrab disapa Owi itu.
Bicara soal perempat final, Liliyana juga mulai berharap ada skenario indah tercipta di babak selanjutnya. Pemain yang akrab di sapa Butet berharap bertemu dengan rekan sepelatnas, Edi/Gloria.
"Kalau kita berharap Edi/Gloria bisa menang, biar Indonesia pasti masuk semifinal. Tetapi lawan mereka dari Korea, cukup kuat karena sebelumnya menang di Taiwan GP Gold," ucap Butet.
Ternyata harapan Owi/Butet kandas setelah Edi/Gloria harus mengakui ketangguhan pasangan, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Pasangan Korsel yang menempati unggulan kedelapan itu menang dua gim langsung 21-15,21-18.
"Tapi siapapun lawannya, kami sudah siap. Kalaupun nanti lawannya rekan sendiri, kami juga tidak boleh lengah sebab selama ini sudah latihan bareng jadi sudah saling tahu permainan. Tapi mudah-mudahan Edi/Gloria yang lolos," pungkasnya Butet.
(bbk)