WADUH! Media Spanyol Komplain, Lagu Kebangsaan Spanyol Salah Lirik

Minggu, 16 Agustus 2015 - 20:06 WIB
WADUH! Media Spanyol...
WADUH! Media Spanyol Komplain, Lagu Kebangsaan Spanyol Salah Lirik
A A A
JAKARTA - Ada yang menarik saat upacara pengalungan medali di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Total BWf World Championship 2015. Lagu kebangsaan Spanyol "Marcha Real (Mars Kerajaan), " yang dikumandangkan sebagai penghoramatan atas sukses Carolina Marin mengalahkan Saina Nehwal, ternyata lagu dalam versi lirik yang berbeda dengan lagu kebangsaan resmi Negera Spanyol.

Dalam lagu yang dikumandangkan di Jakarta, bukan lirik resmi melainkan gubahan penyair Jose Maria Peman atas permintaan diktator Primo de Rivera yang dikenal dengan Marcha Real de 1928. "Lagu kebangsaan itu jadi terdengar aneh," demikian laman berbahasa Spanyol www.20minutos.es.

Menurut 20minutos.es, lirik lagu ciptaan Peman tak pernah memiliki status resmi di Spanyol, tetapi digunakan setelah Perang saudara selama kediktatoran Jenderal Franco. Lirik yang dibuat 1928 itu menggunakan kalimat "alzad la frente" yang kini diubah menjadi "alzad los brazos" dan "los yunques y las ruedas" menjadi "los yugos y las flechas".

Laman itu juga mencatat, kesalahan itu tidak hanya terjadi di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Total BWf World Championship 2015, di Jakarta, Indonesia, tapi juga pernah saat pembalap sepeda asal Spanyol Alberto Contador menjadi juara di Tour de France 2009, dan tahun 2011 ketika tampil di Giro d'Italia.

Lagu kebangsaan itu juga terdengar dengan menggunakan lirik versi Peman. Namun, setelah mengetahui ada kesalahan, panitia segara meminta maaf lewat akun resmi Twitter. "Kami mohon maaf atas kesalahan dalam lagu kebangsaan Spanyol."

Sebelumnya, di final Piala Davis 2003 antara Australia dan Spanyol di Melbourne, James Morrison, seorang pemain terompet Australia terkenal, memainkan Himno de Riego yang mengundang kemarahan dari Sekretaris Negara Spanyol untuk olahraga, Juan Antonio Gomez Angulo.

Namun, lepas dari itu Marin tetap tersenyum di podium dengan medali emas yang diraihnya. Dia mencatat sejarah baru sebagai pebulutangkis non-china yang sukses meraih gelar juara dunia secara beruntun. Sebelumnya hanya Han Aiping, Ye Zhaoying, dan Xie Xingfang yang pernah mencatat dua kemenangan berturut-turut. (Baca juga: Masyarakat Indonesia Bantu Carolina Marin Pertahankan Gelar Juara)
(sha)
Berita Terkait
Jadwal BWF World Tour...
Jadwal BWF World Tour Finals 2021, Jumat (3/12/2021): 3 Wakil Indonesia Kejar Tiket Semifinal
Hasil Final BWF World...
Hasil Final BWF World Tour Finals 2022: Ahsan/Hendra Gagal Juara 
Hasil BWF World Tour...
Hasil BWF World Tour Finals 2022: Dihentikan Duet China, Fajar/Rian Gagal ke Final
Hasil BWF World Tour...
Hasil BWF World Tour Finals 2022: Jaga Asa Juara, Ahsan/Hendra Lolos ke Final
PBSI Targetkan 3 Wakil...
PBSI Targetkan 3 Wakil Indonesia Tembus Final BWF World Tour Finals 2023, Siapa Saja?
Jadwal BWF World Tour...
Jadwal BWF World Tour Finals 2021, Rabu (1/12/2021): 4 Ganda Indonesia Bentrok Unggulan!
Berita Terkini
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
4 jam yang lalu
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
4 jam yang lalu
Momen Menarik Presiden...
Momen Menarik Presiden FIFA Masuk Kamar Ganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
10 Pemain Tersubur dalam...
10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia: Lionel Messi Naik Takhta!
5 jam yang lalu
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved