Bek Muda Persija Tak Percaya Bisa Gabung Sriwijaya FC
Sabtu, 22 Agustus 2015 - 19:04 WIB
Bek Muda Persija Tak Percaya Bisa Gabung Sriwijaya FC
A
A
A
MAKASSAR - Mantan pemain Timnas Indonesia U-23 Syaiful Indra Cahya akhirnya resmi berseragam Sriwijaya FC (SFC) di Turnamen Piala Presiden. Bek kanan Persija Jakarta ini, salah satu pemain anyar Laskar Wong Kito untuk menambal kekosongan tim. SFC hingga sekarang hanya memiliki 17 pemain pasca ditinggal Ferdinand Sinaga ke PSM Makassar.
"Dia pemain yang kita pilih untuk mengisi kekosongan lini belakang. Tentunya masih ada beberapa pemain lagi yang harus kita cari,"jelas Haris.
Haris menuturkan, perekrutan Syaiful Indra Cahya tidak mengalami kendala. Pemain kelahiran Malang, 28 Mei 1992 ini, sudah hengkang dari Persija dan telah mendapatkan persetujuan dari tim asalnya. "Kita rekrut dia baru sebatas memperkuat tim di Piala Presiden. Untuk ke depan nanti kita pikirkan lagi,"pungkasnya.
Ditemui usai latihan perdannya bersama tim, Syaiful Indra Cahya mengatakan cukup senang bisa dihubungi manajemen SFC tiga hari yang lalu. Dan akhirnya ia resmi berlatih dan memperkuat tim Laskar Wong Kito. "Saya sangat senang dan tidak percaya bisa bermain di tim sekelas SFC. Pastinya saya akan menunjukkan kualitas terbaik saya di sini,"ucapnya.
Disinggung alasannya melepaskan kostum oranye Persija Jakarta, Syaiful Indra Cahya mengaku terkait soal finansial. Gajinya selama empat bulan hingga sekarang belum dibayar. Alasan itulah Syaiful memilih hengkang dari klub kebanggaan Jakarta tersebut.
"Disuruh berkumpul saya memang tidak mau dan memilih keluar. Jadi saat ada kontak dari SFC, saya hanya meminta surat keterangan saya keluar dari klub. Dan sekarang saya sudah terikat kontrak dengan SFC sampai Piala Presiden selesai,"ucapnya.
Syaiful berharap manajemen SFC dapat mempertahankannya sampai kompetisi Indonesia Super League (ISL) edisi 2015-2016 kembali dibuka lagi. Walapun hanya latihan satu kali, dia merasa sudah klop bersama Laskar Wong Kito."Semoga saya tetap di klub ini,"pungkasnya.
Terpisah Pelatih SFC Benny "Bendol" Dollo sepertinya tidak mau memberikan keterangan terkait para pemain bidikan. Bahkan, kedatangan Syaiful juga tidak mau dikomentari pelatih asal Manado ini. "Wawancara sama pelatih fisik saja. Karena penting untuk stamina pemain seperti apa. Saya tidak mau komentar,"tuturnya.
"Dia pemain yang kita pilih untuk mengisi kekosongan lini belakang. Tentunya masih ada beberapa pemain lagi yang harus kita cari,"jelas Haris.
Haris menuturkan, perekrutan Syaiful Indra Cahya tidak mengalami kendala. Pemain kelahiran Malang, 28 Mei 1992 ini, sudah hengkang dari Persija dan telah mendapatkan persetujuan dari tim asalnya. "Kita rekrut dia baru sebatas memperkuat tim di Piala Presiden. Untuk ke depan nanti kita pikirkan lagi,"pungkasnya.
Ditemui usai latihan perdannya bersama tim, Syaiful Indra Cahya mengatakan cukup senang bisa dihubungi manajemen SFC tiga hari yang lalu. Dan akhirnya ia resmi berlatih dan memperkuat tim Laskar Wong Kito. "Saya sangat senang dan tidak percaya bisa bermain di tim sekelas SFC. Pastinya saya akan menunjukkan kualitas terbaik saya di sini,"ucapnya.
Disinggung alasannya melepaskan kostum oranye Persija Jakarta, Syaiful Indra Cahya mengaku terkait soal finansial. Gajinya selama empat bulan hingga sekarang belum dibayar. Alasan itulah Syaiful memilih hengkang dari klub kebanggaan Jakarta tersebut.
"Disuruh berkumpul saya memang tidak mau dan memilih keluar. Jadi saat ada kontak dari SFC, saya hanya meminta surat keterangan saya keluar dari klub. Dan sekarang saya sudah terikat kontrak dengan SFC sampai Piala Presiden selesai,"ucapnya.
Syaiful berharap manajemen SFC dapat mempertahankannya sampai kompetisi Indonesia Super League (ISL) edisi 2015-2016 kembali dibuka lagi. Walapun hanya latihan satu kali, dia merasa sudah klop bersama Laskar Wong Kito."Semoga saya tetap di klub ini,"pungkasnya.
Terpisah Pelatih SFC Benny "Bendol" Dollo sepertinya tidak mau memberikan keterangan terkait para pemain bidikan. Bahkan, kedatangan Syaiful juga tidak mau dikomentari pelatih asal Manado ini. "Wawancara sama pelatih fisik saja. Karena penting untuk stamina pemain seperti apa. Saya tidak mau komentar,"tuturnya.
(aww)