Dikritik Anti-Jerman, Guardiola Balik Tuding Hitzfeld
Sabtu, 22 Agustus 2015 - 19:30 WIB
Dikritik Anti-Jerman, Guardiola Balik Tuding Hitzfeld
A
A
A
MUNICH - Jelang laga kontra Hoffenheim dalam lanjutan Bundesliga 2015/2016, Sabtu (22/8/2015) pukul 20.30 WIB, Pelatih Bayern Muenchen Pep Guardiola sibuk membalas kritik yang ditujukan padanya. Guardiola disebut tidak memiliki mentalitas Jerman sehingga mendatangkan banyak pemain asing.
Adalah mantan pelatih Bayern Ottmar Hitzfeld yang membuka kembali perdebatan soal banyaknya pemain asing di klub Bavaria tersebut. Pelatih yang membawa Bayern juara Liga champions 2000/2001, itu menyebut Guardiola terlalu percaya dengan pemain asing dan mengabaikan talenta Jerman.
"Jika dia (Guardiola) percaya penuh pada Mario Goetze, dia tidak akan mendatangkan Douglas Costa. Saya melihat ada kecenderungan untuk menandatangani terlalu banyak pemain asing yang merugikan mentalitas Jerman," ungkap Hitzfeld kepada Sky Sports Jerman, pekan lalu.
Guardiola menyatakan perdebatan itu sejatinya sudah berlangsung lama. Namun, dia mengakui kehadirannya di Bayern juga untuk belajar mentalitas Jerman. "Saya (orang) Katalan, saya ke sini juga untuk belajar mentalitas Jerman," katanya.
"Perdebatan ini telah berlangsung selama beberapa waktu. Saya minta Maaf. Tapi, apa yang saya kerjakan hanya memberikan yang terbaik untuk klub, untuk menjaga klub dalam level tertinggi, dan meraih treble winners lagi seperti yang dilakukan Jupp Heynckes," Guardiola membela diri.
Mantan Pelatih Barcelona itu juga mengingatkan Hitzfeld yang hanya menggunakan empat pemain Jerman yang tampil secara reguler selama masa jabatannya, termasuk pada final Liga Champions 2000/2001. Pemain itu adalah kiper Oliver Kahn, Mehmet Scholl, Thomas Linke, dan Stefan Effenberg.
"Saat ini kami justru memiliki lebih banyak pemain Jerman dalam starting line-up. Ini adalah klub Jerman dengan mentalitas Jerman. Kami di sini untuk beradaptasi dengan mentalitas Jerman. Saya sudah katakan itu, dan saya akan terus memberikan yang terbaik untuk klub," tegas Guardiola.
Adalah mantan pelatih Bayern Ottmar Hitzfeld yang membuka kembali perdebatan soal banyaknya pemain asing di klub Bavaria tersebut. Pelatih yang membawa Bayern juara Liga champions 2000/2001, itu menyebut Guardiola terlalu percaya dengan pemain asing dan mengabaikan talenta Jerman.
"Jika dia (Guardiola) percaya penuh pada Mario Goetze, dia tidak akan mendatangkan Douglas Costa. Saya melihat ada kecenderungan untuk menandatangani terlalu banyak pemain asing yang merugikan mentalitas Jerman," ungkap Hitzfeld kepada Sky Sports Jerman, pekan lalu.
Guardiola menyatakan perdebatan itu sejatinya sudah berlangsung lama. Namun, dia mengakui kehadirannya di Bayern juga untuk belajar mentalitas Jerman. "Saya (orang) Katalan, saya ke sini juga untuk belajar mentalitas Jerman," katanya.
"Perdebatan ini telah berlangsung selama beberapa waktu. Saya minta Maaf. Tapi, apa yang saya kerjakan hanya memberikan yang terbaik untuk klub, untuk menjaga klub dalam level tertinggi, dan meraih treble winners lagi seperti yang dilakukan Jupp Heynckes," Guardiola membela diri.
Mantan Pelatih Barcelona itu juga mengingatkan Hitzfeld yang hanya menggunakan empat pemain Jerman yang tampil secara reguler selama masa jabatannya, termasuk pada final Liga Champions 2000/2001. Pemain itu adalah kiper Oliver Kahn, Mehmet Scholl, Thomas Linke, dan Stefan Effenberg.
"Saat ini kami justru memiliki lebih banyak pemain Jerman dalam starting line-up. Ini adalah klub Jerman dengan mentalitas Jerman. Kami di sini untuk beradaptasi dengan mentalitas Jerman. Saya sudah katakan itu, dan saya akan terus memberikan yang terbaik untuk klub," tegas Guardiola.
(sha)